Vitamin D Disebut Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Kata Ahli

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 21 Juli 2020 | 16:46 WIB
Vitamin D Disebut Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Kata Ahli
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Suara.com - Vitamin D dilaporkan penting untuk kesehatan karena membantu kinerja atletik hingga penyakit jantung, dan bahkan disebut dapat membantu melindungi terhadap diabetes tipe 2.

"Penelitian telah menemukan bahwa orang yang memiliki resistensi insulin dan kadar vitamin D yang rendah mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2," kata Vandana R. Sheth, RDN, CDCES pada Everyday Health. 

Sheth adalah juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics yang praktik pribadi di Rancho Palos Verdes, California.

"Pada diabetes tipe 2, kadang-kadang sel-sel pankreas tidak bekerja dengan baik dan berjuang untuk menghasilkan insulin yang cukup untuk membantu mengendalikan kadar gula darah," jelas Shahzadi Devje, RD, CDE, profesional nutrisionis terlisensi dari Toronto, Kanada. 

"Reseptor spesifik di pankreas hanya dapat hidup ketika vitamin D yang cukup tersedia. Pemikirannya adalah vitamin D dapat mendukung fungsi pankreas," tambahnya.

Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

Sebuah uji coba terkontrol acak kecil yang diterbitkan pada September 2019 di European Journal of Endocrinology menemukan suplementasi vitamin D selama enam bulan meningkatkan sensitivitas dan produksi insulin pada 96 peserta yang berisiko tinggi atau baru didiagnosis dengan diabetes tipe 2. 

Temuan menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu menunda diabetes tipe 2. Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan pada September 2019 dalam jurnal Current Diabetes Reports, suplemen vitamin D juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Dilansir dari Everyday Health, mendapatkan cukup vitamin D juga dapat membantu mengurangi resistensi insulin yang merupakan ciri khas dari diabetes tipe 2.

Namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan di bidang ini. American Diabetes Association (ADA) mencatat bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk merekomendasikan penggunaan rutin vitamin D demi meningkatkan kontrol gula darah pada orang yang menderita diabetes.

Tidak semua penelitian menunjukkan bahwa vitamin D berguna ketika datang untuk mencegah diabetes. 

"Penting untuk meninjau bukti ilmiah dengan lensa kritis," kata Devje. 

"Banyak penelitian telah berfokus pada studi observasional dan epidemiologis, yang menggambarkan hubungan antara vitamin D dan diabetes, tapi tidak membuktikan hubungan sebab akibat," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Diabetes Tipe 2 Memengaruhi Tubuh, Sebabkan Komplikasi

Begini Cara Diabetes Tipe 2 Memengaruhi Tubuh, Sebabkan Komplikasi

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 20:32 WIB

Mengenal Prediabates, Kondisi yang Bisa Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Mengenal Prediabates, Kondisi yang Bisa Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 14:32 WIB

Sama Berisikonya, Apa Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2?

Sama Berisikonya, Apa Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2?

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 09:49 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB