Jeremy Teti Ternyata Idap Penyakit Jantung, Kenali Faktor Risikonya

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 22 Juli 2020 | 14:13 WIB
Jeremy Teti Ternyata Idap Penyakit Jantung, Kenali Faktor Risikonya
Jeremy Teti [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Lama tak terlihat di layar kaca, presenter Jeremy Teti ternyata menderita penyakit jantung. Jeremy sendiri saat ini sudah memakai 3 ring di jantungnya. Namun dia merasa belum aman dari serangan jantung.

"Kadang gua pikir juga, gue sudah pasang ring 3 apakah gue aman gitu loh. Akhirnya mereka (dokter) bilang satu, nggak boleh capek, nggak boleh melakukan sesuatu di luar porsinya," ujarnya beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, penyakit jantung hingga saat ini masih menjadi salah satu penyakit tertinggi yang diderita masyarakat Indonesia. Untuk itu penting mengenali faktor risiko agar bisa menghindari penyakit tersebut.

Dilansir dari Mayo Clinic, faktor risiko untuk pengembangan penyakit jantung meliputi penuaan yang meningkatkan risiko arteri yang rusak dan menyempit serta otot jantung melemah atau menebal. Selain itu, pria umumnya berisiko lebih besar terkena penyakit jantung. Namun, risiko perempuan meningkat setelah menopause.

Jeremy Teti (Instagram)
Jeremy Teti (Instagram)

Penting juga untuk mengetahui riwayat keluarga dengan penyakit jantung meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, terutama jika orang tua mengembangkannya pada usia dini (sebelum usia 55 tahun untuk saudara laki-laki, seperti saudara laki-laki atau ayah Anda, dan 65 untuk saudara perempuan, seperti Anda ibu atau saudara perempuan).

Kemudian seperti banyak diketahui, rokok menjadi penyumbang risiko penyakit jantung. Nikotin mengkonstriksi pembuluh darah Anda, dan karbon monoksida dapat merusak lapisan dalam mereka, membuatnya lebih rentan terhadap aterosklerosis. Serangan jantung lebih sering terjadi pada perokok daripada bukan perokok.

Pola makan yang tinggi lemak, garam, gula, dan kolesterol juga dapat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit jantung. Selain itu tekanan arah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pengerasan dan penebalan pembuluh darah Anda, mempersempit pembuluh darah yang mengalir.

Kadar kolesterol tinggi dalam darah juga dapat meningkatkan risiko pembentukan plak dan aterosklerosis. Adapun faktor risiko lainnya antara lain ialah diabetes, kegemukan, dan kurangnya aktivitas fisik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudah Dilakukan, Berikut 3 Tipe Olahraga yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

Mudah Dilakukan, Berikut 3 Tipe Olahraga yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 09:38 WIB

Bakteri Usus Dapat Mencegah Penyakit Jantung dan Bikin Umur Panjang!

Bakteri Usus Dapat Mencegah Penyakit Jantung dan Bikin Umur Panjang!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:30 WIB

Diderita Komedian Omas sebelum Meninggal, Ketahui Kaitan Asma dan Diabetes

Diderita Komedian Omas sebelum Meninggal, Ketahui Kaitan Asma dan Diabetes

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 14:07 WIB

Terkini

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:04 WIB

Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan

Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:00 WIB

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dimulai, Komisi II DPR Umumkan Pembentukan Panja

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dimulai, Komisi II DPR Umumkan Pembentukan Panja

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:59 WIB

Ombudsman Sebut Polemik Lapas Cibinong Puncak Gunung Es, Minta Pembenahan Sistemik

Ombudsman Sebut Polemik Lapas Cibinong Puncak Gunung Es, Minta Pembenahan Sistemik

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:56 WIB

Cabai, Jengkol, Ayam Kompak Naik! Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur

Cabai, Jengkol, Ayam Kompak Naik! Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:55 WIB

×