Wajib Tahu, Ini Tiga Penyebab Utama Henti Jantung Mendadak

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:40 WIB
Wajib Tahu, Ini Tiga Penyebab Utama Henti Jantung Mendadak
Ilustrasi henti jantung mendadak. (Shutterstock)

Suara.com - Hingga kini, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Data Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) pada 2016 menyebutkan, angka kejadian henti jantung mendadak berkisar antara 300.000 hingga 350.000 kasus.

Sayangnya, edukasi dan pengetahuan masyarakat tentang cara menangani henti jantung mendadak sangat rendah. Hal ini yang membuat angka kematian itu tinggi.

Padahal, angka kematian itu bsia ditekan jika mengetahui penyebab dan faktor risikonya. Dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Sabtu, (25/7/2020), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Manado, dr Benny Mulyanto Setiadi SpJP(K) FIHA.

Ilustrasi henti jantung mendadak. (Shutterstock)

Benny menjelaskan, henti jantung mendadak bisa terjadi pada orang tua maupun orang muda. Meski demikian, ada sedikit perbedaan henti jantung mendadak pada orang tua dan orang muda.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Manado, dr Benny Mulyanto Setiadi SpJP(K) FIHA mengatakan, sebuah laporan di Inggris menyebutkan tingkat keselamatan akibat henti jantung mendadak yang dikarenakan masalah elektrik pada jantung sangatlah kecil, yaitu hanya sekitar 8 persen.

Bahkan, jika dibandingkan serangan jantung yang merupakan masalah saluran jantung angka keselamatannya mampu mencapai 80 persen.

"Ini menunjukan, kejadian henti jantung itu lebih berbahaya dibandingkan serangan jantung. Mengingat tingkat keselamatannya hanya sepersepuluh dari serangan jantung,” ungkap Benny.

Faktor usia, lanjut Benny, merupakan salah satu penyebab terjadinya henti jantung, terlebih disertai risiko penyakit jantung, seperti hipertensi, diabetes, dan kegemukan.

Henti jantung, pada orang tua, jelas Benny, terjadi pada saat mereka beraktivitas, misalnya saat berolahraga.

baca juga

Sedangkan pada orang muda, gangguan irama dan kelainan struktural merupakan penyebab utama. Seringkali tanpa faktor risiko penyakit jantung.

"Pada orang muda, henti jantung mendadak terjadi saat beristirahat dan tidur," tambahnya.

Menurut Benny, penyebab pertama dan terbanyak henti jantung mendadak adalah kelainan irama jantung atau disebut aritmia yang merupakan kondisi dimana detak jantung tidak teratur.

Ada tiga kemungkinan membuat jantung tidak teratur. Hal itu bisa karena terlalu lambat maupun terlalu cepat dari detak jantung normal sebesar 60-100 detak per menit pada saat istirahat.

Jika terlalu lambat biasanya berada di bawah dari 60 detak per menit, sedangkan terlalu tinggi diatas 100 per menit. Ada pula irama tambahan yang terjadi pada 1 persen hingga 4 persen populasi.

Pada detak jantung terlalu lambat angka kejadiannya satu setiap 1.000 orang per tahun, terlalu cepat terjadi pada 3 persen populasi.

Sedangkan penyebab henti jantung kedua adalah penyakit jantung koroner. Ketiga, kelainan struktural pada jantung, dan terakhir genetika.

Dengan demikian, yang harus dilakukan adalah pencegahan dan skrining atau pemeriksaan awal merupakan tatalaksana paling penting, kenali tanda dan gejala awal, kenali individu yang termasuk risiko tinggi,” pungkas Benny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeremy Teti Ternyata Idap Penyakit Jantung, Kenali Faktor Risikonya

Jeremy Teti Ternyata Idap Penyakit Jantung, Kenali Faktor Risikonya

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:13 WIB

Mudah Dilakukan, Berikut 3 Tipe Olahraga yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

Mudah Dilakukan, Berikut 3 Tipe Olahraga yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 09:38 WIB

Bakteri Usus Dapat Mencegah Penyakit Jantung dan Bikin Umur Panjang!

Bakteri Usus Dapat Mencegah Penyakit Jantung dan Bikin Umur Panjang!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×