Tingkatkan Usia Harapan Hidup, Ubah Pola Tidur dan Bangun Lebih Awal!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 27 Juli 2020 | 08:05 WIB
Tingkatkan Usia Harapan Hidup, Ubah Pola Tidur dan Bangun Lebih Awal!
Ilustrasi bangun pagi (shutterstock)

Suara.com - Umur panjang cenderung berhubungan dengan gaya hidup yang dijalani. Sejak lama, gaya hidup sehat telah dikaitkan dengan usia harapan hidup yang tinggi.

Gaya hidup yang baik untuk meningkatkan usia harapan hidup ini terkait dengan makanan sehat dan melakukan olahraga. Tetapi, hubungannya dengan pola tidur masih belum jelas.

Sebuah studi di Chronobiology International berusaha mencari tahu hubungan pola tidur dengan usia harapan hidup. Menurut penelitian, orang yang bangun pagi lebih memiliki usia harapan hidup tinggi daripada orang yang suka begadang malam hari.

Para peneliti mempelajari 433.268 orang, berusia 38 hingga 73 tahun dengan pola tidur dan bangun yang berbeda-beda, seperti kebiasaan bangun pagi hingga begadang sangat malam.

Peneliti mengikuti kesehatan mereka selama rata-rata 6,5 tahun untuk melacak penyebab kematian seseorang. Hal ini juga berfungsi memantau usia harapan hidup masing-masing orang.

Ilustrasi begadang. (Shutterstock)
Ilustrasi begadang. (Shutterstock)

Setelah melihat usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, indeks massa tubuh, durasi tidur dan variabel lainnya, peneliti menemukan bahwa orang yang suka begadang 10 persen lebih berisiko meninggal.

Orang yang sering begadang hampir 2 kali lebih berisiko mengalami gangguan psikologis sejak dini dan 30 persen lebih mungkin menderita diabetes.

Mereka juga berisiko menderita penyakit pernapasan sebesar 23 persen dan penyakit pencernaan sebesar 22 persen lebih tinggi.

Gangguan pencernaan itu meliputi kondisi seperti sembelit, sindrom iritasi usus, wasir, fisura anus, abses perianal, fistula anal, infeksi perianal, penyakit divertikular, kolitis, polip usus besar dan kanker.

baca juga

Kristen L. Knutson, seorang profesor neurologi di Universitas Northwestern, mengatakan sebagian orang yang sudah begadang malam adalah faktor genetik. Tapi, mereka masih bisa menyesuaikan pola tidurnya.

Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)
Ilustrasi tidur cukup. (Pexels)

Knutson merekomendasikan orang yang suka begadang untuk tidak memainkan smartphone atau gadget sebelum tidur. Sehingga mereka bisa mengatur pola tidur lebih cepat secara bertahap.

Meskipun tingginya risiko kematian akibat sering begadang belum jelas, tapi kebiasaan buruk ini bisa memicu sejumlah masalah kesehatan.

Tips tidur cepat

Jika Anda salah satu orang yang kesulitan tidur cepat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan pola tidur.

Pertama, tetapkan jam tidur untuk memprogram otak dan jam internal tubuh agar terbiasa dengan kebiasaan yang ditetapkan.

Menurut badan kesehatan, kebanyakan orang dewasa membutuhkan antara 6 hingga 9 jam tidur setiap malam. Anda juga perlu untuk mencoba bangun di waktu yang sama setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Kebiasaan Tidur Siang, Begini Aturan dan Dampak Buruknya

Jangan Kebiasaan Tidur Siang, Begini Aturan dan Dampak Buruknya

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 19:12 WIB

Peneliti Ungkap Virus Corona Turunkan Usia Harapan Hidup hingga 2 Tahun!

Peneliti Ungkap Virus Corona Turunkan Usia Harapan Hidup hingga 2 Tahun!

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 12:46 WIB

Studi: Risiko Asma dan Alergi Lebih Tinggi pada Remaja yang Suka Begadang

Studi: Risiko Asma dan Alergi Lebih Tinggi pada Remaja yang Suka Begadang

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 18:56 WIB

Terkini

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:46 WIB

×