"Virus hepatitis B dikenal sebagai pembunuh diam-diam yang kapan saja bisa merenggut nyawa seseorang. Hampir 70 persen penderita infeksi Hepatitis B tidak bergejala atau anikterik (tidak kuning). Akibatnya penderita tidak menyadari telah terkena dan baru diketahui sesudah penyakit berjalan lanjut atau mengalami reaktivasi akut," pungkasnya.