Apa Itu Batu Ginjal Staghorn Stone dan Bagaimana Gejala Serta Mencegahnya?

Risna Halidi

Rabu, 29 Juli 2020 | 14:48 WIB
Apa Itu Batu Ginjal Staghorn Stone dan Bagaimana Gejala Serta Mencegahnya?
Ilustrasi batu ginjal. [Shutterstock]

Suara.com - Masyarakat Indonesia familiar dengan penyakit batu ginjal. Namun mungkin banyak yang tak tahu mengenai staghorn stone.

Staghorn stone sendiri merupakan salah satu jenis batu ginjal yang berbentuk menyerupai tanduk rusa. Masalah ini kerap dialami kelompok usia 55 sampai 64 tahun dan seringkali tak bergejala.

Pasien baru tahu mengenai penyakitnya saat ukuran batu sudah besar.

“Oleh sebab itu, batu ginjal bisa menjadi besar. Jika batunya masih kecil ada keluhan, biasanya akan ke dokter dan langsung diterapi sebelum menjadi besar," kata dokter spesialis urologi FKUI-RSCM, Ponco Birowo seperti yang Suara.com kutip dari Antara, Rabu (29/7/2020).

Ponco menuturkan, sebenarnya ada beberapa tanda yang bisa  diwaspadai. Beberapa diantaranya adalah  nyeri pinggang yang hilang timbul tanpa dipengaruhi gerakan, urine berwarna merah atau kencing darah, urine keruh berpasir atau keluar batu kecil.

"Bila sudah lanjut karena infeksi biasanya menyebabkan demam dan nyeri saat berkemih," tutur dia.

Data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013 menunjukkan prevalensi batu ginjal di Indonesia sebesar 0,6 persen dan rentan dialami orang yang memiliki riwayat keturunan saluran kemih, asam urat, infeksi saluran kemih, ginjal tunggal, obesitas dan sindrom metabolik.

Selain itu, kondisi ini juga rentan pada mereka yang memiliki penyakit lain seperti; hiperparatiroidisme, penyakit ginjal polikistik, penyakit pencernaan (reseksi usus, penyakit chron, gangguan absorpsi), kelainan saraf tulang belakang (medula spinalis) dengan gejala seperti sering mengompol (neurogenic bladder).

Lalu, abnormalitas struktur ginjal seperti obsruksi UPJ, divertikulum kaliks, striktur uretra, refluks vesiko-uretero-renal, ginjal tapal kuda, uretterocele.

baca juga

Lebih lanjut, ada beberapa faktor risiko yang harus diperhatikan, yaitu faktor keturunan dengan riwayat saluran kemih, asam urat, infeksi saluran kemih, ginjal tunggal, obesitas dan sindrom metabolik.

Penyakit lain yang juga bisa menjadi faktor risiko yakni hiperparatiroidisme, penyakit ginjal polikistik, penyakit pencernaan (reseksi usus, penyakit chron, gangguan absorpsi), kelainan saraf tulang belakang (medula spinalis) dengan gejala seperti sering mengompol (neurogenic bladder).

Lalu, abnormalitas struktur ginjal seperti obsruksi UPJ, divertikulum kaliks, striktur uretra, refluks vesiko-uretero-renal, ginjal tapal kuda, uretterocele.

Ponco mengatakan, batu tanduk rusa bisa dicegah muncul kembali antara lain dengan mengonsumsi air mineral cukup, mengontrol konsumsi garam, mengontrol konsumsi protein hewani, mengurangi minuman beralkohol.

Kemudian, banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat, menjaga kebersihan diri untuk mengurangi kemungkinan infeksi saluran kemih, menambah aktivitas fisik.

Aktivitas yang disarankan berintensitas sedang minimal 150 menit per minggu atau aktivitas fisik intensitas berat minimal 75 menit per minggu atau mengombinasi aktivitas intensitas sedang dan berat yang sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Lemon Bisa Turunkan Risiko Terkena Batu Ginjal

Konsumsi Lemon Bisa Turunkan Risiko Terkena Batu Ginjal

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 13:13 WIB

Dokter: 50 Persen Pasien Batu Ginjal Berisiko Terinfeksi Kembali

Dokter: 50 Persen Pasien Batu Ginjal Berisiko Terinfeksi Kembali

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 12:42 WIB

Jeremy Teti Sakit Jantung dan Batu Ginjal, Apakah Saling Berkaitan?

Jeremy Teti Sakit Jantung dan Batu Ginjal, Apakah Saling Berkaitan?

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 20:01 WIB

Terkini

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

[LIVE] Komjen Suyudi Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di Komisi III DPR RI

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Gaji di Bawah Rp10 Juta Bakal Dapat Keringanan Pajak dari Prabowo

Gaji di Bawah Rp10 Juta Bakal Dapat Keringanan Pajak dari Prabowo

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Jadi Hub Kolaborasi Energi ASEAN

Enlit Asia dan Electricity Connect 2026 di ICE BSD City Jadi Hub Kolaborasi Energi ASEAN

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Listyo Sigit Dicopot, Kapan Masa Jabatan Kapolri Seharusnya Berakhir?

Listyo Sigit Dicopot, Kapan Masa Jabatan Kapolri Seharusnya Berakhir?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Siang Ini

Disetujui DPR, Komjen Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Siang Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:28 WIB

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

John Herdman Buka Suara soal Mental Thom Haye Usai Kartu Merah Lawan Malaysia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:27 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×