Ed Sheeran Mengalami Kepribadian Adiktif, Bagaimana Cirinya?

Jum'at, 31 Juli 2020 | 08:30 WIB
Ed Sheeran Mengalami Kepribadian Adiktif, Bagaimana Cirinya?
Ed Sheeran [Dok. PK Entertainment, Sound Rhythm, AEG Presents].

Suara.com - Penyanyi Ed Sheeran mulai terbuka dengan kesehatan mentalnya. Pria 29 tahun itu menyatakan bahwa ia menderita kepribadian adiktif.

Melalui wawancara di Hay House Chasing the Present Summit, penyanyi itu menjelaskan bahwa saat tur, ia menghabiskan sebagian besar harinya untuk minum dan melakukan pola hidup tidak sehat. 

"Saat itu saya melakukan pola-pola hidup yang tidak sehat, saya minum dan kemudian tidak melihat sinar matahari sama sekali," kenangnya. "Aku akan terjaga dan minum sepanjang malam," tambahnya. 

Ia menghubungkan pola-pola hidup tidak sehatnya dengan kepribadian yang adiktif. Sheeran menyatakan bahwa saat ia menggemari sesuatu maka ia akan melakukan secara berlebihan.

"Aku tidak melakukan hal-hal dengan setengah, jadi jika aku minum aku tidak hanya minum segelas anggur tapi bisa dua botol anggur," katanya. 

Melansir Mayo Clinic, kepribadian adiktif adalah kecanduan terhadap sesuatu yang bisa berupa belanja, main gim, judi, minum, seks, dan lain sebagainya.

Ed Sheeran  di Berlinale film festival, Berlin 23 February 2018 (John MacDougall/ AFP).
Ed Sheeran di Berlinale film festival, Berlin 23 February 2018 (John MacDougall/ AFP).

Beberapa cirinya bisa timbul dengan rasa ingin terhadap sesuatu yang terus menerus, terobsesi, ketidakmampuan mengikuti aturan, melanjutkan apa yang membuat ia candu meski tahu hal tersebut berdampak negatif. 

"Kunci untuk mengatasi kecanduan adalah mengetahui apa masalah yang membuat kecanduan itu sendiri dan bagaimana cara mengatasinya," catat Mayo Clinic.

Hal ini yang membuat masalah kecanduan tidak memerlukan obat klinis tetapi lebih pada kesadaran sendiri.  Ed Sheeran pun telah mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.  Istri Sheeran, Cherry Seaborn menyatakan bahwa sekarang suaminya telah banyak berolahraga dan makan sehat. 

Baca Juga: Gangguan Mental pada Masa Kanak-Kanak Berdampak Buruk saat Dewasa

"Dia tidak minum terlalu banyak, aku pikir itu semua mengubah segalanya," kata Seaborn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI