Pandemi Covid-19 Ternyata Berpengaruh Terhadap Risiko Bunuh Diri di AS

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 Juli 2020 | 17:04 WIB
Pandemi Covid-19 Ternyata Berpengaruh Terhadap Risiko Bunuh Diri di AS
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona memengaruhi segala aspek, termasuk kesehatan mental. Dari masalah ini, peneliti berusaha memahami faktor risiko apa, selain pandemi, yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan tingkat bunuh diri di AS.

Dilansir Medical News Today, bunuh diri berawal dari ide bunuh diri, yang terdiri dari pemikiran, rencana, dan upaya bunuh diri.

"Ketakutan akan pandemi Covid-19 terjerat dengan beban tambahan dengan meningkatnya pengangguran, terbatasnya persediaan produk rumah tangga, dan akses terbatas ke layanan sosial dan terkait kesehatan," kata peneliti, yang menerbitkan studi ini di Suicide and Life-Threatening Behavior.

Peneliti mengambil data kuesioner dari 10.368 orang dewasa di AS. Selama survei 20 menit, peneliti mengumpulkan informasi tentang ketakutan dan kecemasan peserta tentang Covid-19, sikap dan persepsi tentang virus corona, keamanan kesehatan fisik dan mental, serta pangan.

Mereka juga mengumpulkan informasi tentang ras, jenis kelamin, dan situasi rumah responden, misalnya, apakah mereka tinggal dengan anak-anaknya.

Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia jatuh pada tanggal 10 September. (Shutterstock)
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock)

Para peneliti memasukkan Suicide Behavior Questionnaire (SBQ-R) dalam pertanyaan, yang menilai empat elemen bunuh diri:

- Ide dan upaya bunuh diri selama hidupnya
- Frekuensi ide bunuh diri selama 12 bulan terakhir
- Ancaman perilaku bunuh diri
- Melaporkan kemungkinan perilaku bunuh diri

Secara keseluruhan, skor rata-rata pada SBQ-R adalah 4, kategori risiko rendah, sebanyak 10% mendapat skor 5-7, yang artinya berisiko sedang, dan 15% memiliki skor lebih dari 7, yang menunjukkan risiko tinggi.

Para penulis membandingkan setiap kelompok untuk memahami bagian populasi mana yang lebih mungkin masuk dalam kategori risiko lebih tinggi.

baca juga

Mereka menemukan, orang kulit hitam, penduduk asli Amerika, dan orang Hispanik lebih mungkin memiliki skor di atas 7 dalam SBQ-R daripada orang kulit putih.

Demikian pula, orang yang lahir di luar AS, lebih cenderung memiliki skor di atas 7 daripada mereka yang lahir di negara itu.

Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock).
Ilustrasi bunuh diri (Shutterstock).

Peneliti pun mencatat hubungan yang signifikan antara ketahanan pangan dan bunuh diri.

"Orang-orang yang melaporkan kerawanan pangan tingkat menengah atau tinggi empat kali lebih mungkin memiliki skor SBQ-R tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami atau kerawanan pangan rendah," tulis mereka.

Para penulis mengakui penelitian mereka memiliki keterbatasan. Contohnya, mereka hanya memberikan gambaran kecil dari sebagian kecil kesehatan mental populasi pada suatu waktu.

Juga, karena penelitian ini adalah cross-sectional, ini tidak dapat membuktikan sebab dan akibat. Tanpa mengetahui skor rata-rata SBQ-R sebelum pandemi, tidak mungkin untuk membuktikan apakah Covid-19 berdampak pada tingkat bunuh diri.

Terlepas dari keterbatasan penelitian, temuan ini mengingatkan kita bahwa masa-masa sulit berdampak lebih parah pada beberapa orang daripada yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuk! Konsumsi Buah dan Sayur Tanpa Diolah untuk Menjaga Kesehatan Mental

Yuk! Konsumsi Buah dan Sayur Tanpa Diolah untuk Menjaga Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 24 Juli 2020 | 19:33 WIB

Kemenkes Soroti Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Anak Selama Pandemi

Kemenkes Soroti Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Anak Selama Pandemi

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 21:31 WIB

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

×