Tak Hanya Dewasa, Ternyata Fetish juga Bisa Dialami Anak, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 31 Juli 2020 | 18:05 WIB
Tak Hanya Dewasa, Ternyata Fetish juga Bisa Dialami Anak, Kenapa?
Kenali Gangguan yang Tidak Wajar, Foot Fetish! (shutterstock)

Suara.com - Fetish termasuk dalam salah satu kelainan perilaku parafilia, yakni ketika pelakunya akan terobsesi pada benda mati untuk bisa berfantasi mendapatkan kepuasan seksual.

Tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa di Primaya Hospital Bekasi Barat dr. Alvina, Sp.KJ juga menyoroti fetish bisa terjadi pada anak-anak, jika sebelumnya ia menjadi korban atau bahkan melihat perilaku seksual yang menyimpang ini.

"Terdapat teori yang mengatakan bahwa Fetishism berkembang sejak masa kanak-kanan namun ada pula yang mengatakan onset-nya adalah saat masa pubertas,” ujar dr. Alvina melalui rilis yang diterima suara.com, Jumat (31/7/2020).

Fetish Kain Jarik. (Twitter)
Fetish Kain Jarik. (Twitter)

Risiko paparan fetish yang juga bisa menyerang anak ini, pada akhirnya orang tua sekaligus lingkungan sekitar harus bisa melindungi anak dari paparan kekerasan seksual, ataupun perilaku seksual yang menyimpang, apalagi jika anak belum cukup umur. 

Ada baiknya anak diberikan pemahaman bagaimana mereka bisa menjaga diri, diajarkan untuk melawan atau paling tidak berteriak meminta bantuan orang lain saat mendapat perilaku kurang nyaman dari orang lain meski itu orang terdekat sekalipun.

Anak juga disarankan mengetahui bagian tubuh organ pribadinya yang tidak boleh sembarangan disentuh orang lain. 

"Untuk menghindari gangguan Fetihistik, hendaknya masyarakat menciptakan lingkungan yang ramah anak, peduli pada kesehatan anak baik secara fisik maupun mental, dan bersikap melindungi anak dari paparan kekerasan baik kekerasan fisik, mental, maupun seksual,” papar dr. Alvina.

Jika penyimpangan sudah terjadi, maka solusi penyembuhannya mendapatkan psikoterapi baik secara individual maupun kelompok serta dapat dilakukan pemberian terapi obat-obatan dan hormon.

Adapun tanda mudah seseorang mengalami gangguan fetish atau fetish disorder ialah mereka terobsesi berfantasi menggunakan benda mati untuk mendapatkan kepuasan seksual. 

baca juga

Perilaku ini juga berulang bukan sesekali, dan paling sedikit kata dr. Alvina terjadi selama 6 bulan secara konsisten. Ditambah baik secara pribadi atau kelompok fungsi sosial, pekerjaan ikut terdampak dan terganggu.

“Saat Fetishism sudah menimbulkan distres dan gangguan fungsi, tentu gangguan Fetihistik bisa menimbulkan dampak buruk bagi seseorang dengan Fetishism misalnya orang tersebut jadi menarik diri dari lingkungan sosialnya karena gangguan fungsi sosial atau tidak bisa bekerja karena gangguan Fetihistik-nya,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Fetish Kain Jarik, Gilang Pernah Diarak Warga karena Mesum

Kasus Fetish Kain Jarik, Gilang Pernah Diarak Warga karena Mesum

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:08 WIB

Babe Cabita Parodikan Fetish Gilang Bungkus, Awkarin Protes

Babe Cabita Parodikan Fetish Gilang Bungkus, Awkarin Protes

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2020 | 13:53 WIB

Mirip Gilang, Fetish Pelaku Pelecehan Seksual Ini Lihat Gadis Berkeringat

Mirip Gilang, Fetish Pelaku Pelecehan Seksual Ini Lihat Gadis Berkeringat

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×