Mirip Gilang Fetish Kain Jarik, Pria Ini Minta Video Penari Berkeringat

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 31 Juli 2020 | 12:47 WIB
Mirip Gilang Fetish Kain Jarik, Pria Ini Minta Video Penari Berkeringat
Mirip kasus fetish kain jarik, pelaku minta video penari berkeringat (Twitter/rcfinl)

Suara.com - Usai dihebohkan dengan kemunculan kasus Gilang fetish kain jarik dengan kedok riset akademik, kini muncul kasus dengan kedok serupa untuk riset akademik.

Si pelaku meminta korban mengirimkan video penari berkeringat.

Akun Twitter @rcfinl membagikan beberapa foto tangkapan layar pesan Instagram dari seorang pria bernama Iqbal. Korban mengaku kasus yang dialaminya hampir mirip dengan kasus Gilang.

"Sama nih kayak mas Gilang. Bedanya yang ini minta video lagi menari keringetan dengan alibi buat penelitian juga," kata akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (31/7/2020).

Awalnya, pria itu mengirimkan pesan di media sosial menanyakan tentang jurusan seni tari di kampus tersebut.

Tak lama berselang, beralasan mendapatkan tugas untuk membuat video.

Pria itu lantas meminta si korban yang kuliah di jurusan seni tari salah satu kampus di Jakarta itu untuk mengirimkannya video menari saat sedang berkeringat.

"Ada nggak video kamu latihan pas sampai keringatan kayak gitu? Keren sih pasti. Buat penelitian nih mau lihat hubungan gerak sama keringetannya," kata si pria.

Mirip kasus fetish kain jarik, pelaku minta video penari berkeringat (Twitter/rcfinl)
Mirip kasus fetish kain jarik, pelaku minta video penari berkeringat (Twitter/rcfinl)

Pemilik akun yang mulai merasa curiga menanyakan lebih detail mengenai tugas yang dimaksud si pria. Pria itu terus beralasan dan tetap meminta video yang diminta.

baca juga

"Lebih penelitian mata kuliah ini mah. Jadi bukan makalah gitu. Ada videonya?" tanya si pria.

Tak mau kalah, si pemilik akun juga bersikeras dengan pertanyaannya. Ia meminta si pria memberi tahu judul penelitian yang dimaksud.

"Ada videonya? Hubungan gerak dan keringan ditinjau aspek biokimia," jawab si pria.

Usai memberikan jawaban judul penelitian jadi-jadian itu, si pria terus mengirimi pesan kepada si pemilk akun. Ia menagih video yang dimintanya.

Si pemilik akun langsung memberikan jawaban pedas kepada pria tersebut. Akal bulus si pria sudah tercium oleh si pemilik akun hingga aksi pelecehan seksual vitual bisa dicegah.

"Mas kira saya bodoh? Mana ada penelitian kayak gitu mas. Sekalipun ada kenapa nggak masnya aja sendiri yang gerak terus lihat hubungan gerak mas sama keringat apa. Jangan aneh-aneh mas zaman sekarang, bisa viral loh kelakuan mas kayak gini," tutur si pemilik akun.

Dalam cuitannya, pemilik akun mengingatkan warganet untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing yang baru dikenal.

"Pelaku bisa dari semua kalangan, segera sadar kalau ada yang janggal. Menolak di saat seperti itu adalah tindakan yang tepat. Stay safe semuanya dan jangan takut untuk menyuarakan hal yang benar agar tidak terulang hal yang sama di kemudian hari," ugnkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Predator Kain Jarik, Psikiater Sebut Tak Semua Fetish Mengganggu

Heboh Predator Kain Jarik, Psikiater Sebut Tak Semua Fetish Mengganggu

Health | Jum'at, 31 Juli 2020 | 11:39 WIB

Fetish Kain Jarik Viral, 5 Benda Ini Juga Sering Jadi Objek Fetish

Fetish Kain Jarik Viral, 5 Benda Ini Juga Sering Jadi Objek Fetish

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2020 | 09:03 WIB

Hendak Dijual untuk Kurban, Kambing Ini Malah Pura-pura Mati

Hendak Dijual untuk Kurban, Kambing Ini Malah Pura-pura Mati

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 09:14 WIB

Terkini

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:41 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:31 WIB