Bikin Iri, Kenapa Ada Orang Makan Banyak Tapi Tak Pernah Gemuk?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 03 Agustus 2020 | 04:48 WIB
Bikin Iri, Kenapa Ada Orang Makan Banyak Tapi Tak Pernah Gemuk?
Ilustrasi orang makan banyak tapi tak pernah gemuk. (Pexels)

Suara.com - Mempertahankan berat badan ideal tidaklah mudah. Bahkan meski kita sudah berolahraga dan menjaga pola makan pun, berat badan tak kunjung turun. Dan yang paling bikin iri, ada orang yang makan banyak tapi tak pernah gemuk.

Penasaran, apa rahasianya?

Mengutip laman Live Science, Profesor Ilmu Gizi dan Makanan dari University of Rhode Island, Kathleen Melanson, mengatakan tidak ada penyebab pasti tentang fenomena ini.

"Ada faktor genetik, nutrisi, dan bahkan perilaku yang terlibat, dan sejauh mana masing-masing faktor itu berperan dalam setiap individu sangat bervariasi," ujar Melanson.

Hanya Permainan Persepsi

Telepas dari semua faktor itu, kata dia, bisa jadi hal ini sangat berhubungan dengan persepsi. Banyak orang memang terlihat makan banyak tapi tak pernah gemuk, padahal sebenarnya mereka tidak makan lebih banyak dari orang kebanyakan.

Misalnya, saat seseorang yang kurus terlihat makan es krim setiap hari, tapi di sisi lain ia hanya mengonsumsi sedikit makanan lain sebagai sumber kalori, adalah hal yang wajar jika orang tersebut tidak akan pernah mengalami kegemukan.

Bisa juga Anda mungkin melihat seseorang yang sangat suka pizza, tapi ia cenderung makan dengan perlahan, lalu akhirnya mudah kenyang dan berhenti makan.

"Jika Anda mengukur kalori orang-orang ini, mereka mungkin tidak makan sebanyak yang Anda pikirkan," kata Dr. Frank Greenway, Kepala Petugas Medis Pennington Biomedical Research Center.

"Mereka hanya makan makanan padat kalori ketika mereka makan, hal-hal yang mungkin sulit dilakukan orang lain," sambung Dr. Frank.

Tanpa Sengaja Aktif Olahraga

Tidak hanya itu, aktivitas fisik juga membuat perbedaan berat badan menjadi jelas. Beberapa orang banyak bergerak dan melakukan aktivitas olahraga padahal mereka bukanlah atlet.

Misalnya saja, ada orang yang saat gelisah dan ia punya kecenderungan mondar-mandir, atau ada pula orang yang tipe pekerjaannya sangat aktif secara fisik. Atau, mungkin saja ada perempuan yang sepanjang hari harus berjibaku dengan anak-anaknya dan mengejar-ngejar mereka.

Bahkan beberapa penelitian mengungkap ada beberapa orang yang secara genetik cenderung selalu ingin menggerakkan tubuh mereka. Gerakan ekstra itulah yang membuat mereka mampu meningkatkan metabolisme tubuhnya, lalu energinya banyak terbakar.

Dalam tubuh manusia ada yang dinamakan mitokondria, ini adalah sejenis hormon yang merangsang orang untuk bergerak. Ibarat pembangkit listrik yang menciptakan energi untuk beraktivitas.

Lalu Melason menyebut bahwa semakin banyak mitokondria, berarti semakin banyak kalori yang terbakar.

Namun bagaimanapun, hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan seseorang bisa membakar lebih banyak kalori tanpa berolahraga. Tapi, penelitian tentang genetik yang merangsang orang untuk bergerak itu cukup banyak dan benar adanya.

Jadi, tak perlu iri dengan mereka yang makan banyak tapi tak pernah gemuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diet Soda Lebih Sehat dan Engga Bikin Gemuk? Ini Faktanya

Diet Soda Lebih Sehat dan Engga Bikin Gemuk? Ini Faktanya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:10 WIB

Anak Gemuk Bikin Penis Tak Terlihat, Perlukah Diet Sebelum Sunat?

Anak Gemuk Bikin Penis Tak Terlihat, Perlukah Diet Sebelum Sunat?

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:50 WIB

Studi: Orang Gemuk Lebih Rentan Alami Ganguan Kesehatan Mental Saat Pandemi

Studi: Orang Gemuk Lebih Rentan Alami Ganguan Kesehatan Mental Saat Pandemi

Health | Sabtu, 13 Juni 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB