6 Manfaat Mandi Air Dingin, Salah Satunya Bikin Anda Jarang Sakit

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 03 Agustus 2020 | 05:20 WIB
6 Manfaat Mandi Air Dingin, Salah Satunya Bikin Anda Jarang Sakit
Ilustrasi mandi air dingin. (Shutterstock)

Suara.com - Pagi hari, kebanyakan orang lebih memilih mandi air hangat daripada mandi air dingin. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mandi air dingin memberi banyak manfaat bagi kesehatan Anda, baik fisik maupun mental.

Simak beberapa bukti ilmiah seputar manfaat mandi air dingin berikut ini, seperti yang dilansir dari laman Medical News Today. Ada juga tips untuk mulai mandi air dingin bagi Anda yang belum terbiasa.

1. Meningkatkan kewaspadaan

Bangun pagi masih merasa ngantuk? Mandi air dingin akan 'membangunkan' Anda. Mandi air dingin akan meningkatkan detak jantung dan laju pernapasan, membuat Anda akan merasa lebih waspada.

Air dingin juga meningkatkan metabolisme tubuh, karena harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu tubuh yang stabil. Namun, karena durasi mandi paling hanya sekitar 5-10 menit, Anda tidak bisa mengandalkan efek peningkatan metabolisme ini sebagai teknik untuk menurunkan berat badan.

2. Menguatkan sistem kekebalan tubuh

Sebuah studi dalam jurnal PLoS One menemukan bahwa orang yang mandi air dingin 29% lebih kecil kemungkinannya sakit saat bekerja atau sekolah.

Studi ini meneliti 3.018 orang yang mandi air panas kemudian beralih ke mandi air dingin selama 30 sampai 90 detik. Satu kelompok pembanding adalah mereka yang mandi air hangat seperti biasa dan tidak menggunakan air dingin sama sekali.

Mereka yang mandi air dingin cenderung jarang absen dengan alasan sakit. Para peneliti menyimpulkan bahwa mandi air dingin mungkin membuat penyakit seseorang terasa kurang parah, sehingga memungkinkan mereka untuk tetap melanjutkan kegiatan sehari-hari seperti biasa.

Para peneliti tidak menemukan perbedaan antara orang-orang yang mandi air dingin selama 30, 60, atau 90 detik. Ini membuat mereka menyimpulkan bahwa air dingin memicu sistem kekebalan tubuh terlepas dari durasinya.

3. Meningkatkan mood

Beberapa peneliti berteori bahwa mandi air dingin dapat meningkatkan mood.

Sebuah artikel lama dalam jurnal Medical Hypotheses mengemukakan bahwa karena mandi air dingin mengaktifkan sistem saraf simpatik dan meningkatkan ketersediaan neurotransmiter seperti norepinefrin dan endorfin, orang mungkin lebih kecil kemungkinannya mengalami gejala depresi setelah mandi air dingin.

Namun, penting untuk dicatat bahwa orang tidak boleh mengganti pengobatan depresi yang ditentukan dengan mandi air dingin.

4. Pendinginan lebih cepat setelah berolahraga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Sebut Mandi Tak Perlu Pakai Sabun, Benarkah?

Ahli Sebut Mandi Tak Perlu Pakai Sabun, Benarkah?

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 14:10 WIB

Mandi Cantik, 5 Onsen Modern di Jepang Ini Tawarkan Hal yang Berbeda

Mandi Cantik, 5 Onsen Modern di Jepang Ini Tawarkan Hal yang Berbeda

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2020 | 16:31 WIB

Greget! Dispenser Ditaruh di kamar Mandi Sebagai Pengganti Pemanas Air

Greget! Dispenser Ditaruh di kamar Mandi Sebagai Pengganti Pemanas Air

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB