Mengenal Gonore, Pilek pada Alat Kelamin yang Bisa Sebabkan Kemandulan

Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:15 WIB
Mengenal Gonore, Pilek pada Alat Kelamin yang Bisa Sebabkan Kemandulan
Ilustrasi Mengenal Gonore, Pilek pada Organ Intim yang Bisa Sebabkan Kemandulan. (Shutterstock)

Suara.com - Istilah pilek sangat identik dengan masalah kesehatan di bagian hidung atau saluran pernapasan, tetapi siapa sangka alat kelamin juga bisa mengalaminya yang disebut Gonore.

Hal tersebut diutarakan oleh Pakar Penyakit Kulit dan Kelamin dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika pilek di saluran pernapasan biasanya mengeluarkan lendir berupa ingus, pada organ intim (alat kelamin) kondisinya lebih berbahaya karena yang keluar adalah nanah.

Di dunia medis, pilek di alat kelamin disebut sebagai Gonore atau GO, penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang bisa berbahaya bila tidak diobati, dan akan meningkatkan risiko kemandulan hingga infeksi janin. 

"Pilek pada alat kelamin atau GO yang dibiarkan berkembang pada akhirnya akan mengakibatkan berbagai risiko berbahaya. GO yang tidak terdiagnosis dan tidak mendapat pengobatan secara benar dapat menyebabkan komplikasi dari ringan hingga berat," kata Anthony Handoko dalam bincang bersama media, Rabu (5/7/2020).

Komplikasi Gonore biasanya terjadi di area sekitar saluran kemih, panggul, kandungan, faring (saluran menelan di kelamin), selaput lendir di mata hingga bagian sendi.

"Infeksi GO berat dan lanjut pada wanita bahkan dapat menyebabkan penularan infeksi GO ke bayi saat proses melahirkan dan infertilitas (kemandulan),” papar Anthony Handoko.

GO biasanya ditularkan lewat hubungan seksual. Infeksi ini akan bergejala setelah 10 hingga 20 hari usai terinfeksi dari penderita.

Meski jarang terjadi, Gonore yang tidak diobati bisa menyebar ke darah atau sendi hingga berisiko mengancam jiwa.

Baca Juga: Bisa Datang Tanpa Gejala, Ketahui 5 Jenis Infeksi Menular Seksual Ini

GO yang tidak diobati di beberapa kasus bahkan bisa meningkatkan peluang untuk tertular HIV AIDS.

Dokter yang juga CEO Klinik Pramudia ini menyebut seperti kebanyakan kasus IMS, banyak pasien Gonore yang enggan memeriksakan diri ke dokter.

Tak ayal jika kasus IMS seperti fenomena gunung es: hanya sedikit yang nampak, tapi kasus yang tak terungkap jauh lebih banyak.

Buktinya berdasarkan data pelaporan resmi di Indonesia menjadi tidak akurat terkait prevalensi infeksi GO. Namun data WHO 2018 terdapat 98 juta kasus baru Gonore. 

Kasus ini cenderung meningkat tajam dari tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 62 juta kasus pada 1999 dan 88 juta kasus pada 2005. Diperkirakan terdapat sekitar 2 juta kasus GO baru di Indonesia setiap tahunnya. 

"Sedangkan di AS, angka kejadian GO merupakan Infeksi Menular Seksual kedua terbanyak setelah Chlamydia," jelas Anthony Handoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI