Keracunan Metanol Pada Hand Sanitizer, 3 Buta dan 4 Orang Meninggal Dunia

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:21 WIB
Keracunan Metanol Pada Hand Sanitizer, 3 Buta dan 4 Orang Meninggal Dunia
Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Suara.com - Hand sanitizer menjadi salah satu produk yang banyak diburu dan digunakan saat pandemi covid-19 melanda dunia seperti sekarang.

Sayangnya, beberapa kisah berikut membuat kita harus lebih berhati-hati menggunakan hand sanitizer.

Dikutip Suara.com dari Live Science, setidaknyaempat orang meninggal dunia di Amerika Serikat akibat gegabah menenggak hand sanitizer yang mengandung metanol.

Bukan hanya korban meninggal dunia, kasus serupa membuat belasan lainnya menjadi korban dan mengalami gejala serius termasuk rusaknya penglihatan.

Akibat peristiwa tersebut, Badan POM AS yaitu Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan peringatan terhadap belasan produk hand sanitizer mengandung metanol.

Metanol sendiri merupakan zat beracun yang dapat menyebabkan mual, muntah, kebutaan permanen, kejang, hingga kematian.

Akibatnya, berdasarkan laporan CDC yang dihimpun dari 1 Mei hingga 30 Juni, 15 orang di Arizona dan New Mexizo terpaksa menjalani perawatan di RS karena keracunan metanol. Usia pasien berkisar antara 21 hingga 65 tahun, mayoritas mereka adalah laki-laki yang menenggak hand sanitizer.

Enam pasien mengalami kejang saat dirawat, tujuh pasien berhasil keluar dari RS, sedangkan tiga pasien lainnya mengalami kebutaan.

Total empat pasien meregang nyawa, dan empat lainnya masih menjalani perawatan.

Hand sanitizer sendiri merupakan produk yang mengandung etil alkohol atau sering disebut ethanol, isopropyl alcohol (isopropanol) atau penggantinya benzalkonium chloride sebagai bahan aktif.

Tapi selama proses pembuatan, produsen ceroboh membuat dengan zat basa yang mengandung metanol tingkat tinggi, yang bisa menyebabkan metanol 'mengontaminasi' produk hand sanitizer.

Meski metanol merupakan jenis alkohol, tapi zat ini sangat beracun. Saat masuk ke tubuh, metanol akan diubah oleh sistem metabolisme menjadi senyawa asam format, yakni senyawa beracun yang bisa merusak sel, termasuk sel mata.

Jadi jangan sekali-kali menenggak produk hand sanitizer apapun dengan alasan apapun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bantuan Pemerintah Indonesia Selama Pandemi Covid-19

5 Bantuan Pemerintah Indonesia Selama Pandemi Covid-19

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:57 WIB

Sabtu 8 Agustus, Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka, Kuota Jadi 800 Ribu

Sabtu 8 Agustus, Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka, Kuota Jadi 800 Ribu

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:47 WIB

Dufan Bagikan Tiga Kartu Masuk Gratis Berlaku 35 Tahun, Apa Syaratnya?

Dufan Bagikan Tiga Kartu Masuk Gratis Berlaku 35 Tahun, Apa Syaratnya?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB