Pusar Bau Tidak Sedap, Awas Tanda Penyakit Kista

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 05:10 WIB
Pusar Bau Tidak Sedap, Awas Tanda Penyakit Kista
Ilustrasi pusar [shutterstock]

Suara.com - Sadar atau tidak, pusar seringkali menimbulkan bau tidak sedap ketika tidak sengaja tercium. Tentunya, banyak orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

Penjelasan paling sederhana untuk bau kancing perut adalah masalah kebersihan. Kotoran, bakteri, dan kuman lain bisa terkumpul di area berlubang ini. Lekukan kecil kemungkinan akan mengumpulkan kotoran dan puing jika Anda tidak menjaganya tetap bersih.

Tali pusat atau tali pusar. (Shutterstock)
Ilustrasi pusar. (Shutterstock)

Terkadang pusar yang bau bisa menjadi tanda dari suatu kondisi yang membutuhkan perhatian medis, seperti infeksi atau kista. Dilansir dari Healthline, penyebab pusar bau dapat berkisar dari kebersihan yang buruk hingga infeksi.

Pusar Anda memiliki ekosistem kecilnya sendiri. Para peneliti telah menemukan bahwa pusar kita mungkin menjadi rumah bagi hampir 70 jenis bakteri yang berbeda. Jamur dan kuman lainnya juga bisa terperangkap di dalam daerah pusar.

Kuman ini memakan minyak, kulit mati, kotoran, keringat, dan kotoran lain yang terjebak di pusar Anda. Kemudian mereka berkembang biak.

Bakteri dan kuman lain menciptakan bau tidak sedap, seperti halnya bau ketiak saat Anda berkeringat. Semakin dalam pusar Anda, semakin banyak kotoran dan kuman yang bisa menumpuk di dalamnya.

Hasil dari campuran bakteri, kotoran, dan keringat ini adalah bau yang tidak sedap. Kabar baiknya adalah mudah untuk mengatasi bau dengan beberapa kebiasaan kebersihan yang baik.

Selain itu bau tidak sedap juga bisa jadi tanda infeksi. Candida adalah sejenis ragi yang suka tumbuh di lingkungan gelap, hangat, dan lembab, seperti selangkangan dan ketiak.

Pusar Anda juga menyediakan habitat yang sempurna untuk makhluk kecil ini, terutama jika Anda tidak menjaganya tetap bersih. Anda lebih mungkin terkena infeksi jamur jika Anda menderita diabetes mellitus.

Diabetes mellitus adalah penyakit dengan kadar gula darah di atas normal (hiperglikemia), dan hiperglikemia ini mengurangi kemampuan sistem kekebalan Anda untuk melawan infeksi.

Operasi baru-baru ini pada perut Anda, seperti operasi untuk memperbaiki hernia pusar, dapat menyebabkan area pusar Anda berisiko lebih tinggi terkena infeksi.

Kulit di dekat tindik pusar juga bisa terinfeksi. Setiap kali Anda membuat lubang di kulit, bakteri bisa masuk ke dalam.

Selain itu, bau tersebut bisa jadi tanda kista. Seperti diketahui, kista epidermoid adalah benjolan yang dimulai di lapisan atas kulit, dan kista pilar dimulai di dekat folikel rambut.

Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kista. (Shutterstock)

Kedua kista ini mengandung sel di dalam membran yang menghasilkan dan mengeluarkan lumpur protein keratin yang kental. Jika salah satu dari kista ini membesar dan pecah, kotoran yang kental, kuning, dan berbau busuk akan mengalir keluar.

Mungkin juga kista ini terinfeksi. Dokter Anda dapat mendiagnosis dan menyediakan perawatan untuk jenis-jenis kista ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Usia Satu Hari Dibuang di Tempat Sampah, Berbalut Tali Pusar

Bayi Usia Satu Hari Dibuang di Tempat Sampah, Berbalut Tali Pusar

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 14:29 WIB

Sering Terabaikan Keberadaannya, Ternyata Ini 4 Kegunaan Pusar di Tubuh

Sering Terabaikan Keberadaannya, Ternyata Ini 4 Kegunaan Pusar di Tubuh

Health | Kamis, 21 November 2019 | 16:34 WIB

Jangan Sepelekan, Pusar Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Sebabkan 4 Infeksi Ini

Jangan Sepelekan, Pusar Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Sebabkan 4 Infeksi Ini

Health | Minggu, 18 Agustus 2019 | 07:45 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB