Mirip Gejala Virus Corona, 2 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Radang Sendi

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:50 WIB
Mirip Gejala Virus Corona, 2 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Radang Sendi
Ilustrasi nyeri sendi, radang sendi. (Shutterstock)

Suara.com - Radang sendi adalah kondisi yang bisa menyebabkan gejala berupa pembengkakan, kekakuan dan nyeri sendi. Tapi, kondisi ini juga bisa menimbulkan gejala mirip virus corona Covid-19 seperti kelelahan dan demam.

Menurut Medical News Today yang dikutip Express, demam ringan muncul sebagai bagian dari respons alami sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.

Penyebab pasti demam rheumathoid athritis atau radang sendi masih belum jelas. Tapi, banyak orang menganggap demam terjadi akibat peradangan kronis yang merupakan gejala khas radang sendi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa demam adalah gejala peradangan. Sedangkan, demam ringan yang berlangsung lama adalah gejala umum dari beberapa kondisi inflamasi dan autoimun, termasuk radang sendi dan lupus.

Jika seseorang dengan arthritis mengalami demam ringan yang berlangsung lama, kondisi itu bisa mengindikasikan demam artritis.

Ilustrasi radang sendi (shutterstock)
Ilustrasi radang sendi (shutterstock)

Sebelum mendiagnosis demam artritis, dokter umum perlu menyingkirkan infeksi virus dan bakteri seperti virus corona Covid-19 terlebih dahulu.

Mereka juga harus menghilangkan kondisi peradangan atau autoimun lain yang menyebabkan demam.

Sementara itu, kelelahan yang merupakan gejala lain virus corona Covid-19 juga termasuk gejala utama artritis. Tapi, banyak orang mengira kelelahan ini sebagai kondisi lain karena bukan gejala umum radang sendi.

"Kelelahan secara signifikan memengaruhi kualitas hidup orang dengan berbagai bentuk penyakit yang berhubungan dengan arthritis, termasuk rheumatoid arthritis, psoriatic arthritis, spondyloarthritis, lupus, fibromyalgia dan osteoarthritis," jelas Arthritis Foundation.

baca juga

Kekurangan energi yang membuat Anda kelelahan mungkin disebabkan oleh penyakit inflamasi dan kondisi kesehatan lainnya, obat-obatan, efek samping, dan gaya hidup.

Namun kelelahan tidak selalu terkait langsung dengan aktivitas penyakit radang sendi, peradangan atau nyeri.

Faktanya, studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Current Rheumatology Reports mengatakan tingkat kelelahan Anda bisa berkaitan dengan faktor-faktor lain termasuk obesitas, aktivitas fisik, gangguan tidur dan depresi.

Gejala artritis lainnya termasuk nyeri sendi, peradangan dan gerakan terbatas. Ada dua jenis utama artritis di Inggris, yakni osteoporosis dan rheumatoid arthritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bisa Picu Rhabdomyolysis, Kondisi Langka dari Radang Sendi

Virus Corona Bisa Picu Rhabdomyolysis, Kondisi Langka dari Radang Sendi

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:07 WIB

Masa Isolasi Sebabkan Masalah Usus, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!

Masa Isolasi Sebabkan Masalah Usus, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:50 WIB

Akibat Olahraga di Rumah, Banyak Wanita Alami Inkontinensia Urine!

Akibat Olahraga di Rumah, Banyak Wanita Alami Inkontinensia Urine!

Health | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:13 WIB

Terkini

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

×