5 Mitos Seputar Waktu Makan Buah, Benar Nggak Sih?

Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:52 WIB
5 Mitos Seputar Waktu Makan Buah, Benar Nggak Sih?
Ilustrasi makan buah. [Shutterstock]

Suara.com - Meski buah dikenal sebagai makanan sehat, sering kali kita dengar beragam aturan ketika makan buah. Misalnya tidak boleh makan buah dalam keadaan perut kosong, atau buah harus dikonsumsi setelah makan utama, hingga jeda waktu makan buah. Padahal, tidak semuanya benar, lho. Beberapa di antaranya ada juga yang hanya mitos.

Mengutip Healthline, Kamis (13/8/2020), mitos makan buah ini sering membuat kita menganggap ada aturan khusus ketika makan buah. Benarkah? Simak yuk, 5 mitos yang paling sering kita dengar seputar makan buah.

1. Tidak boleh dimakan saat perut kosong

Anggapan ini tampaknya muncul karena fakta bahwa mengonsumsi buah bisa memperlambat pencernaan akibat kandungan serat di dalamnya. Tapi, bukan berarti kita tak boleh mengonsumsi buah saat perut kosong, lho. Itu adalah mitos dan keliru.

Justru karena mengonsumsi buah sebelum makan, kita akan terhindar dari mengonsumsi makanan berlebihan yang bisa berdampak pada kelebihan kalori

Menurut penelitian, serat dalam buah bisa memperlambat pengosongan perut yang tadinya 72 menit menjadi 86 menit. Ini artinya, kita 14 menit lebih lama merasa kenyang.

2. Makan buah sebelum dan setelah makan bisa mengurangi kadar gizi

Ini jelas sekali keliru, karena tubuh manusia sudah berevolusi berubah jadi lebih efesien dalam mengekstraksi nutrisi dari makanan. Saat makan, perut akan menyaring semua nutrisi dan usus dengan mudah menyerap gizinya.

Selain itu dengan panjang usus 6 meter dan lebar 30 meter, membuat usus mampu menyerap gizi dalam waktu bersamaan termasuk buah. Jadi, menyerap gizi dengan cepat adalah pekerjaan mudah bagi usus.

Baca Juga: Makan Buah Nanas secara Rutin, Bisa Bantu Tidur Lebih Cepat dan Nyenyak!

3. Penderita diabetes makan buah 1 hingga 2 jam sebelum atau sesudah makan

Tidak ada bukti ilmiah yang mengatakan makan buah secara terpisah bisa meningkatkan kerja pencernaan. Satu hal yang harus diperhatikan penderita diabetes adalah mencegah gula dalam buah masuk ke darah lebih cepat.

Alih-alih dikonsumsi terpisah, makan buah bersamaan dengan makanan tinggi serat dan protein adalah pilihan yang jauh lebih baik untuk penderita diabetes.

4. Waktu terbaik makan buah adalah sore hari

Sama sekali tidak ada logika untuk mitos satu ini. Ini karena setiap makanan yang mengandung karbohidrat yang berpotensi meningkatkan gula dalam darah, termasuk buah, tidak mengenal waktu tertentu.

Tidak ada istilah metabolisme pencernaan melambat, karena sistem pencernaan otomatis akan selalu siap untuk bekerja saat ada makanan yang menyentuh lidah, tidak peduli kapanpun itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI