Bisa Picu Kehamilan, Jangan Minum Antibiotik dan Pil KB Bersamaan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:19 WIB
Bisa Picu Kehamilan, Jangan Minum Antibiotik dan Pil KB Bersamaan!
Ilustrasi pil KB. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Perempuan biasanya mengonsumsi pil KB atau kontrasepsi untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tapi, para ahli mengatakan konsumsi antibiotik di waktu yang sama bisa menghentikan pil kontrasepsi bekerja dalam mencegah kehamilan.

Ilmuwan Universitas Oxford menemukan 74.623 wanita yang mengonsumsi antibiotik, sebanyak 46 di antaranya melaporkan kehamilan yang tidak diinginkan.

Ternyata efek konsumsi antibiotik jauh lebih besar dalam menghentikan pil kontrasepsi daripada jenis obat lainnya.

"Bukti ini menunjukkan adanya interaksi obat antibakteri dengan kontrasepsi hormonal yang berpotensi merusak efektivitas kontrasepsi," ujar laporan tersebut dikutip dari The Sun.

Karena itu, wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal harus disarankan untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra.

Ilustrasi pil KB (shutterstock)
Ilustrasi pil KB (shutterstock)

Kebanyakan pil kontrasepsi sudah memberikan peringatan untuk tidak mengonsumsi obat lain, seperti antibiotik.

"Beberapa pasien mungkin tidak membaca peringatan itu atau peringatan itu tidak tertulis atau dokter tidak memberi tahu mereka," kata Stephen Evans, seorang profesor di London School og Hygiene & Tropical Medicine.

Dilansir dari Hello Sehat, salah satu kesalahan minum pil KB adalah mengonsumsinya bersamaan dengan pengobatan lain. Karena, pil KB memang tidak bisa bekerja efektif bila dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain.

Bahkan konsumsi obat-obat lain bisa menghambat kerja pil KB secara menyeluruh. Artinya, Anda lebih mungkin mengalami kehamilan bila pil KB tidak bekerja efektif.

Selain itu, kesalahan ini juga bisa menimbulkan efek samping lain yang berbahaya, seperti:

  • Antibiotik seperti rifampisin
  • Obat minum untuk infeksi jamur
  • Obat-obatan untuk HIV
  • Suplemen herbal tertentu

Karena itu, sebaiknya Anda berusaha mencari tahu dan menghindari hal-hal yang bisa menghentikan kerja pil KB. Bila Anda membutuhkan penjelasan lebih lanjut, lebih baik berkonsultasi dengan dokter atau bidan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Ini Risiko Terlalu Banyak Konsumsi Antibiotik Bagi Usus

Ngeri, Ini Risiko Terlalu Banyak Konsumsi Antibiotik Bagi Usus

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:33 WIB

Anies Khawatir Banyak Wanita di Jakarta Hamil saat Pandemi Corona

Anies Khawatir Banyak Wanita di Jakarta Hamil saat Pandemi Corona

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 12:26 WIB

Peneliti Indonesia Temukan Antibiotik Baru dari Bakau di Muara Angke

Peneliti Indonesia Temukan Antibiotik Baru dari Bakau di Muara Angke

Video | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB