Termasuk Bipolar, Kenali Empat Jenis Depresi Paling Umum

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:15 WIB
Termasuk Bipolar, Kenali Empat Jenis Depresi Paling Umum
Ilustrasi perempuan stres atau depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Depresi adalah gangguan yang memengaruhi cara berpikir, perasaan, dan bertindak. Kondisi didefinisikan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association.

"Kesedihan adalah respons alami dan singkat terhadap keadaan, tetapi depresi adalah gangguan kesehatan mental yang lebih persisten yang membutuhkan pengobatan," kata Andrea Wittenborn, PhD, profesor psikiatri dan pengobatan perilaku di Michigan State University seperti yang dikutip dari Insider

Meskipun kadang-kadang merasa sedih adalah hal yang wajar, para ahli medis mengatakan bahwa depresi adalah kondisi yang berbeda. Depresi juga muncul dengan berbagai jenis yang berbeda. 

Melansir dari Insider, berikut adalah emapay jenis depresi yang palinh umum,antara lain:

Gangguan depresi mayor

Tipe depresi mayor adalah tipe depresi klasik. Gejalanya bisa muncul setiap hari dan berkisar dari yang ringan sampai yang parah.

Ilustrasi depresi (shutterstock)
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Gangguan depresi yang persisten

Jenis depresi kronis ini sering disebut dysthymia dan berlangsung setidaknya selama dua tahun. Gejala biasanya tidak separah depresi klinis.

Depresi pascapartum

Depresi ini mucul setelah seorang perempuan melahirkan. Sekitar 10 persen hingga 15 persen ibu baru mengalami depresi jenis ini yang biasanya berlangsung sekitar enam bulan.

Pria dengan pasangan setelah melahirkan juga bisa mengalami depresi pascapartum, meski tidak sesering perempuan.

Depresi musiman

Depresi musiman juga dikenal sebagai gangguan afektif musiman (SAD), jenis depresi ini terjadi pada musim tertentu dalam setahun. Biasanya terjadi ketika musim kurang sinar matahari alami. 

Kondisi depresi ini umumnya muncul pada akhir musim gugur atau awal musim dingin dan berakhir pada musim semi atau musim panas.

Gangguan bipolar 

Orang dengan gangguan bipolar mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem. Terkadang mereka mencapai periode depresi. Kemudian memasuki episode manik atau suasana hari yang berubah berenergi tinggi atau bisa senang berlebihan. 

Episode atau perubahan dalam bipolar dapat terjadi beberapa kali dalam setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Ragu Curhat, Nyatanya Bisa Menghindari Gejala Depresi

Jangan Ragu Curhat, Nyatanya Bisa Menghindari Gejala Depresi

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Studi: Curhat dan Bertemu Sahabat Bisa Turunkan Risiko Depresi

Studi: Curhat dan Bertemu Sahabat Bisa Turunkan Risiko Depresi

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 08:18 WIB

Studi: Hubungan Sosial Bisa Jadi Pelindung Diri dari Depresi

Studi: Hubungan Sosial Bisa Jadi Pelindung Diri dari Depresi

Health | Senin, 17 Agustus 2020 | 19:33 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB