Jangan Ragu Curhat, Nyatanya Bisa Menghindari Gejala Depresi

Kamis, 20 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Jangan Ragu Curhat, Nyatanya Bisa Menghindari Gejala Depresi
Ilustrasi curhat. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi menyatakan lebih banyak mengungkapkan curahan hati atau curhat pada orang lain disebut bisa mencegah depresi. Sementara keseringan tidur siang dan telalu lama menonton tv malah sering dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi. 

Melansir dari Medical News Today, studi ini telah diterbitkan pada The American Journal of Psychiatry. Dalam studi ini para peneliti di Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston menganalisis data lebih dari 100.000 peserta di UK Biobank. 

Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan depresi adalah penyebab utama masalah mental. Menurut WHO setidaknya ada 264 juta orang yang menderita kondisi tersebut.

"Penelitian kami memberikan gambaran paling komprehensif hingga saat ini tentang faktor-faktor yang dapat memengaruhi risiko depresi," kata penulis utama Karmel Choi, Ph.D., seorang peneliti psikiatri di Rumah Sakit Umum Massachusetts dan Harvard T.H. Sekolah Kesehatan Masyarakat Chan.

Choi dan koleganya berfokus pada 106 faktor yang dapat  memengaruhi risiko depresi orang. Risiko depresi ini merega bagi menjadi tiga kategori. Pertama Gaya hidup yang meliputi olahraga, pola tidur, penggunaan media, dan diet.

Kedua masalah sosial yang termasuk dukungan dan keterlibatan sosial. Sementara kategori ketiga adalah lingkungan yang meliputi polusi dan akses ke ruang hijau.

“Faktor yang paling menonjol dari faktor-faktor ini adalah frekuensi curhat kepada orang lain dan juga kunjungan dengan keluarga serta teman yang semuanya berefek dalam perlindungan pada depresi,” kata penulis senior Jordan Smoller, MD, seorang peneliti psikiatri di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Ilustrasi depresi
Ilustrasi depresi

“Faktor-faktor ini lebih relevan sekarang daripada sebelumnya apalagi pada saat jarak sosial dan memisahkan diri dari teman dan keluarga,” tambahnya.

Menurut penelitian, curhat pada orang lain tampaknya mengurangi risiko depresi hingga 24 persen. Hubungan sosial secara umum bahkan memberikan perlindungan pada orang-orang yang sudah berisiko lebih tinggi mengalami depresi karena genetika atau trauma masa kecil.

Baca Juga: Studi: Hubungan Sosial Bisa Jadi Pelindung Diri dari Depresi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI