Waktu Makan Pengaruhi Berat Badan Manusia, Ini Penjelasannya

Irwan Febri Rialdi | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 13:52 WIB
Waktu Makan Pengaruhi Berat Badan Manusia, Ini Penjelasannya
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang ingin memiliki tubuh ideal dengan membatasi jumlah asupan makan. Ada pula yang membatasi kalori dalam makanan untuk menurunkan berat badan.

Sebab, kebanyakan orang percaya bahwa mengurangi jumlah asupan kalori bisa membantu menurunkan berat badan, tak peduli waktu atau jam berapa Anda makan.

Faktanya, dilansir dari The Sun, waktu makan justru memengaruhi tujuan menurunkan berat badan. Meskipun Anda mengurangi jumlah kalori atau tidak.

Para ahli di University of Aberdeen melakukan tinjauan yang meneliti efek yang berbeda dari waktu makan pada tubuh.

Para peneliti memeriksa studi pada manusia yang ritme sirkadiannya sudah terganggu. Peneliti menemukan mereka mengalami gangguan ritme sirkadian akibat sindrom makan malam.

Ilustrasi makan. [Shutterstock]
Ilustrasi makan. [Shutterstock]

Kondisi ini terjadi ketika seseorang makan 25 persen dari asupan kalori harian mereka di malam hari atau tengah malam.

Alex Johnstone, ketua pribadi bidang nutrisi dan Leonie Ruddick-Collins, rekan peneliti kehormatan mengatakan jelas bahwa tubuh manusia lebih suka makan di siang hari.

"Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa gangguan ritme sirkadian yang disengaja dan makan malam sama-sama menyebabkan perubahan pada banyak hormon penting yang mengatur nafsu makan, pengeluaran energi dan regulasi glukosa," jelas mereka.

Perubahan pada hormon ini secara teoritis bisa meningkatkan nafsu makan sekaligus menurunkan tingkat energi, menyebabkan lebih banyak kalori yang dimakan, tapi lebih sedikit yang terbakar sepanjang hari.

Kondisi itulah berpotensi menyebabkan penambahan berat badan, tapi hal ini masih memerlukan lebih banyak penelitian tentang efeknya pada manusia. Pakar lain mengatakan Anda harus menghindari makan setelah jam 7 malam.

Karl Kristian, pakar kesehatan dan kebugaran menyelaraskan makanan dengan ritme sehat alami bisa menyebabkan banyak peningkatan kesehatan, termasuk berdampak pada berat badan.

"Alasannya sederhana, kita akan makan malam yang sehat dan seimbang. Tapi, banyak orang menghabiskan sisa malam dengan mengonsumsi makanan berkalori tinggi, seperti permen dan cokelat," jelas Karl Kristian.

Padahal makan larut malam ketika lelah bisa menyebabkan pilihan makanan yang buruk. Jika Anda sedang berencana menurunkan berat badan, kami menyarankan tidak makan setelah jam 7 malam untuk mengurangi asupan kalori.

Karl juga menambahkan bukti bahwa tubuh manusia melakukan yang terbaik saat makan lebih banyak di pagi hari.

"Mengatur waktu makan bisa meningkatkan berat badan, gula darah dan kadar kolesterol. Tidur yang lebih baik dan perbaikan metabolisme juga akan terlihat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!

5 Resep Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran, Tinggal Sat Set!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 13:45 WIB

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:32 WIB

Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus

Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:50 WIB

Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya

Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:15 WIB

Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan

Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:38 WIB

Viral Cut Rizki Pilih Makan Malam Kenyang Ketimbang Sahur, Amankah bagi Kesehatan?

Viral Cut Rizki Pilih Makan Malam Kenyang Ketimbang Sahur, Amankah bagi Kesehatan?

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:35 WIB

Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 21:02 WIB

Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg

Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:48 WIB

7 Rekomendasi Susu Penambah Berat Badan Dewasa Terbaik di Apotek

7 Rekomendasi Susu Penambah Berat Badan Dewasa Terbaik di Apotek

Lifestyle | Senin, 12 Januari 2026 | 16:45 WIB

Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena

Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena

Your Say | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB