Mengenal Infeksi Toksoplasmosis, Penyakit yang Dialami Barli Asmara

M. Reza Sulaiman

Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:44 WIB
Mengenal Infeksi Toksoplasmosis, Penyakit yang Dialami Barli Asmara
Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis (27/8/2020). (Dok Instagram/BarliAsmara)

Suara.com - Desainer Barli Asmara meninggal dunia hari ini, Kamis (27/8/2020). Kerabat mengatakan, Barli meninggal karena radang otak akibat toksoplasmosis.

"(Meninggal karena), radang otak kena virus Toxo," kata Mutia Wisnu, sepupu Barli Asmara, melalui pesan singkat.

Lalu, apa itu toksoplasmosis? Benarkah penyakit ini menyerang manusia yang tertular dari kucing?

Laman Alodokter menyebut toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit protozoa (organisme bersel satu) Toxoplasma gondii (T. gondii).

Parasit ini seringkali terdapat pada kotoran kucing atau daging yang belum matang.

Infeksi parasit T. gondii pada orang yang sehat umumnya tidak membahayakan, karena sistem kekebalan tubuh dapat mengendalikan infeksi parasit ini.

Namun, penanganan medis serius perlu dilakukan jika infeksi ini menyerang seseorang dengan sistem imunitas rendah atau ibu hamil, guna menghindari komplikasi yang berat.

Toksoplasmosis disebarkan dari hewan ke manusia, bukan antarmanusia, kecuali pada wanita hamil yang dapat menyebarkan infeksi ini pada janinnya. Akibatnya, janin mengalami perkembangan yang lambat. Bahkan dalam kasus infeksi yang lebih berat, dapat terjadi keguguran atau kematian janin dalam kandungan.

Setelah terjadi toksoplasmosis, parasit T. gondii dapat bertahan dalam tubuh dalam kondisi tidak aktif, sehingga memberi kekebalan seumur hidup terhadap infeksi parasit ini.

baca juga

Namun saat sistem imunitas tubuh melemah karena suatu penyakit atau konsumsi obat tertentu, infeksi T. gondii dapat aktif kembali dan memicu komplikasi yang lebih parah.

Gejala Toksoplasmosis

Gejala awal infeksi toksoplasmosis tidak khusus dan serupa dengan gejala flu seperti demam, nyeri oto, kelelahan, dan radang tenggorokan.

Namun pada kondisi yang lebih parah, toksoplasmosis dapat menyebabkan:

  • ruam
  • demam
  • menggigil
  • lemas
  • sesak napas

Infeksi toksoplasmosis juga bisa menyerang otak. Gejala yang muncul antara lain:

  • sulit bicara
  • gangguan penglihatan
  • gangguan pendengaran
  • pusing
  • tampak bingunh
  • kejang
  • koma

Pengobatan Toksoplasmosis

Sebagian besar kasus toksoplasmosis hanya digolongkan sebagai sakit ringan, dan tidak memerlukan perawatan medis. Penderita bisa pulih sepenuhnya dalam waktu 6 minggu.

Penangan medis berupa pemberian obat dibutuhkan untuk mengobati penderita toksoplasmosis akut.

Obat yang dapat diresepkan dokter untuk kasus ini, antara lain adalah pyrimethamine dan sulfadiazine.

Sedangkan pada penderita toksoplasmosis dengan infeksi mata, dapat ditambahkan obat kortikosteroid untuk meredakan peradangan.

Untuk menangani toksoplasmosis pada penderita dengan sistem kekebalan tubuh (imunitas) rendah, dokter dapat memberikan obat, seperti pyrimethamine dengan clindamycin.

Konsumsi obat ini memerlukan waktu 6 minggu atau lebih lama.

Saat toksoplasmosis terjadi kembali pada pasien dengan sistem imunitas lemah, maka pemberian obat dapat diteruskan hingga imunitas tubuh membaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helai Kenang: Saat Kerinduan pada Barli Asmara Menjelma Menjadi Karya di Garis Poetih 2026

Helai Kenang: Saat Kerinduan pada Barli Asmara Menjelma Menjadi Karya di Garis Poetih 2026

Entertainment | Rabu, 04 Februari 2026 | 05:30 WIB

Tragis! Breelyn Kena Radang Otak dan Divonis Tak Bisa Hidup Sampai Dewasa Gara-gara Dicium Sembarangan

Tragis! Breelyn Kena Radang Otak dan Divonis Tak Bisa Hidup Sampai Dewasa Gara-gara Dicium Sembarangan

Health | Senin, 10 Juni 2024 | 12:58 WIB

Diderita Ruben Onsu, Ini Perbedaan Empty Sella Syndrome dengan Radang Otak

Diderita Ruben Onsu, Ini Perbedaan Empty Sella Syndrome dengan Radang Otak

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 14:46 WIB

Dokter Penyakit Dalam Rilis Jadwal Vaksinasi Dewasa 2024, Ada Satu Vaksin Tambahan untuk Cegah Radang Otak!

Dokter Penyakit Dalam Rilis Jadwal Vaksinasi Dewasa 2024, Ada Satu Vaksin Tambahan untuk Cegah Radang Otak!

Health | Selasa, 30 April 2024 | 11:21 WIB

Pakar Ungkap Bahaya Sakit Kepala Lama Disertai Deman, Bisa Picu Radang Otak

Pakar Ungkap Bahaya Sakit Kepala Lama Disertai Deman, Bisa Picu Radang Otak

Health | Jum'at, 03 November 2023 | 13:31 WIB

Brand Fashion Ini Gandeng Barli Asmara Hingga Rama Dauhan Untuk Koleksi Ramadhan, Seperti Apa Keindahannya?

Brand Fashion Ini Gandeng Barli Asmara Hingga Rama Dauhan Untuk Koleksi Ramadhan, Seperti Apa Keindahannya?

Lifestyle | Senin, 20 Maret 2023 | 05:10 WIB

3 Risiko Penyakit Akibat Bulu Kucing yang Penting Diwaspadai

3 Risiko Penyakit Akibat Bulu Kucing yang Penting Diwaspadai

Your Say | Kamis, 08 Desember 2022 | 07:42 WIB

Japanese Encephalitis Sedang Merebak di Assam: 38 Jiwa Jadi Korban, 238 Orang Terinfeksi

Japanese Encephalitis Sedang Merebak di Assam: 38 Jiwa Jadi Korban, 238 Orang Terinfeksi

Health | Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:20 WIB

Mencabut atau Waxing Bulu Hidung Bikin Infeksi, Komplikasinya Bisa Mengenai Otak

Mencabut atau Waxing Bulu Hidung Bikin Infeksi, Komplikasinya Bisa Mengenai Otak

Health | Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:24 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×