Mencabut atau Waxing Bulu Hidung Bikin Infeksi, Komplikasinya Bisa Mengenai Otak

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:24 WIB
Mencabut atau Waxing Bulu Hidung Bikin Infeksi, Komplikasinya Bisa Mengenai Otak
Ilustrasi mencabut bulu hidung. (Shutterstock)

Suara.com - Bulu lubang hidung bisa mengganggu. Namun, rambut ini memiliki fungsi penting, yakni menjaga kotoran tidak masuk ke tubuh melalui hidung.

Menghilangkan bulu hidung, baik dengan cara waxing atau mencabut, dapat menyebabkan infeksi atau penyakit fisik lainnya.

Dalam kebanyakan kasus, waxing atau mencabut bulu hidung tidak dianjurkan. Mencabut bulu hidung dapat menyebabkannya tumbuh ke dalam dan infeksi.

Krim penghilang rambut juga tidak boleh dipakai di rongga hidung. Sebab, krim tersebut sangat kuat dan orang yang melakukannya berisiko menghirup racun serta mendapat luka bakar di dalam hidung.

Lebih dari itu, seorang dokter yang bertugas di NHS (Layanan Kesehatan Inggris) Karan Raj, memeringatkan pentingnya tidak mencabut bulu hidung.

Ilustrasi mencukur bulu hidung (Shutterstock)

"Anda memiliki dua jenis bulu hidung. Anda memiliki silia mikroskopis, ini menyaring lendir dan mengirimkannya ke bagian belakang tenggorokan," jelas Raj, dilansir The Sun.

Ia melanjutkan, "Dan vibrissae, yang besar-besar, yang menganggu penampilan. Ini mencegah partikel besar masuk ke bagian belakang hidung."

Bila bulu besar itu dicabut, kuman di sekitar folikel bisa masuk dan menyebabkan infeksi. Padahal, pembuluh darah di hidung juga menyambung ke otak.

"Vena yang sama yang membawa darah keluar dari hidung bertemu dengan vena yang membawa darah keluar dari otak. Jika kuman berakhir di otak, bisa menyebabkan radang otak, terkadang abses otak," lanjutnya.

Abses otak merupakan pembengkakan berisi nanah di otak yang biasanya terjadi ketika bakteri atau jamur memasuki jaringan otak setelah infeksi atau cedera kepala parah.

Memang risiko menyebabkan abses otak sangat rendah. Walau begitu, kondisi ini dapat mengancam jiwa dan harus didiagnosis serta diobati sesegera mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpan RB Tjahjo Kumolo Wafat Dipicu Infeksi Paru-paru, Kenali Penyakitnya dari Gelaja Ini

Menpan RB Tjahjo Kumolo Wafat Dipicu Infeksi Paru-paru, Kenali Penyakitnya dari Gelaja Ini

Riau | Sabtu, 02 Juli 2022 | 14:35 WIB

Ini Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Kenali Gejala Infeksi Paru-paru

Ini Penyebab Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Kenali Gejala Infeksi Paru-paru

News | Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:39 WIB

Posisi Seks Bisa Meningkatkan Risiko ISK pada Wanita, Hati-Hati ya!

Posisi Seks Bisa Meningkatkan Risiko ISK pada Wanita, Hati-Hati ya!

Health | Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB