Unik, Dinkes Bali Gunakan Arak Sebagai Tambahan Treatment Pasien Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 18:54 WIB
Unik, Dinkes Bali Gunakan Arak Sebagai Tambahan Treatment Pasien Covid-19
Arak Bali [Dinda/Suara.com]

Suara.com - Wakil Gubernur Provinsi Bali Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menyampaikan per 27 Agustus 2020, pulau Dewata menempatkan diri sebagai daerah dengan tingkat kesembuhan Covid-19 terbaik dari seluruh Indonesia.

"Data terakhir per 27 Agustus, kumulatif sebanyak 4808 kasus Covid-19, dengan tingkat kesembuhan yang tinggi yaitu 4189 orang, yaitu 87,13 persen, terbaik dari seluruh Indonesia untuk kesembuhan di provinsi Bali," ujar Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Prov. Bali, Ni Luh Made Wiratmi, saat membacakan sambutan Wagub Bali dalam acara Penandatanganan Kerjasama antara INACA dan PHRI di Denpasar, Bali, Sabtu (29/8/2020).

Ia menyebutkan jika orang yang terinfeksi Covid-19 di Bali cukup banyak yang akhirnya dinyatakan sembuh. Bahkan orang tanpa gejala (OTG) yang harus diisolasi juga cukup cepat keluar.

Uniknya, selain pemberian obat yang sudah ditetapkan Kemenkes RI dan BPOM, Dinkes Bali ternyata menambah treatment ramuan khusus Arak Bali untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien sehingga cepat sembuh.

"Baru masuk 3 hari, cepat keluar, itu ada tambahan yaitu dengan arak Bali dicampur dengan jeruk purut, diberikan treatment kepada yang sakit Covid-19 ini," ungkap Wiratmi.

Ia menjelaskan, proses pemberiannya seperti minyak aroma terapi yang dihirup. Kandungan arak Bali untuk pasien Covid-19 ini ditambah dengan jeruk purut.

Ditemukan Ahli Toksikologi Forensik Profesor I Made Agus Gelgel Wirasuta, seperti namanya, arak, minuman ini bisa membuat peminumnya mabuk jika diberikan dengan kadar berlebihan. Wiratmi yang pernah mencobanya merekomendasikan campuran arak cukup 2 sendok makan dalam minuman.

"Begitu juga dengan yang sehat, untuk antisipasi, kalau kita minum kopi itu dikasih arak 2 sendok," jelas Wiratmi.

Labih lanjut perempuan kelahiran Bali itu mengatakan arak ini juga sering dipromosikan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster yang menyarankan bawahannya atau ASN Pemprov Bali ikut mengonsumsinya sebagai peningkat daya tahan tubuh.

baca juga

"Kalau minum kopi, kita tuangkan 2 sendok arak Bali tersebut, kami benar-benar mencobanya, luar biasa saat diminum itu terasa hangat. Tapi jangan banyak-banyak karena bisa mabuk," katanya.

Sebagai orang sehat yang mengonsumsinya, Ratmi menyampaikan ia kerap meminumnya 3 kali dalam seminggu, dalam secangkir teh atau kopi yang dicampur 2 sendok arak Bali.

"Saat minum itu tuh, kaya hangat sampai ke telinga tenggorokkan, segar aja," katanya.

Testimoni lain juga disampaikan Ratmi dari keluarganya di Bali, di mana ada 2 orang yang diswab test positif Covid-19. Setelah 3 hari dirawat di RS, kemudian juga diberi arak Bali, hasil swab test sudah kembali negatif. "Abis itu mereka boleh pulang," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Puluhan, Hanya 4 Hotel yang Dibuka di Nusa Dua Bali

Dari Puluhan, Hanya 4 Hotel yang Dibuka di Nusa Dua Bali

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 13:31 WIB

Tak Lagi Padat Wisatawan, Kawasan Kuta Bali Sepi

Tak Lagi Padat Wisatawan, Kawasan Kuta Bali Sepi

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 12:36 WIB

Amankah Wisata Bali Saat Pandemi Covid-19?

Amankah Wisata Bali Saat Pandemi Covid-19?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung

Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:49 WIB

Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar

Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:37 WIB

Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit

Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:36 WIB

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:34 WIB

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:29 WIB

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:26 WIB

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:25 WIB

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:22 WIB

×