Bikin Lebih Nyenyak, Konsumsi 4 Asupan ini sebelum Tidur

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 30 Agustus 2020 | 15:05 WIB
Bikin Lebih Nyenyak, Konsumsi 4 Asupan ini sebelum Tidur
Ilustrasi ikan tuna

Suara.com - Tidur nyenyak sangat penting untuk kesehatan. Dalam hal ini, ada strategi yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan kualitas tidur, salah satunya memperhatikan pola makan. 

Melansir dari Healthline, berikut adalah beberapa makanan yang bisa dikonsumsi sebelum tidur untuk meningkatkan kualitas tidur, antara lain:

Kacang almond

Almond diklaim dapat membantu meningkatkan kualitas tidur karena menjadi salah satu sumber hormon melatonin. Melatonin mengatur jam internal dan memberi sinyal pada tubuh untuk bersiap tidur.

Almond juga mengandung magnesium yang berperan dalam mendorong rasa ingin tidur. Hal ini terkait dengan kandungan almon yang mengurangi peradangan. Selain itu, magnesium juga dapat membantu mengurangi kadar hormon stres kortisol yang mengganggu tidur.

Ilustrasi almond. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi almond. (Sumber: Shutterstock)

Jika Anda ingin makan almond sebelum tidur, cukup konsumsi 28 gram atau sekitar segenggam kacang almond. 

Teh kamomil

Teh kamomil adalah teh herbal populer yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Secara spesifik, teh kamomil mengandung apigenin. Antioksidan jenis ini mengikat reseptor tertentu di otak yang dapat meningkatkan rasa kantuk dan mengurangi insomnia.

Satu studi tahun 2011 pada 34 orang dewasa menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 270 mg ekstrak kamomil dua kali sehari selama 28 hari tertidur 15 menit lebih cepat dan nyenyak.

Mereka yang minum teh kamomil juga memiliki gejala depresi yang lebih sedikit.

Kiwi

Dalam studi selama 4 minggu, 24 orang dewasa mengonsumsi dua buah kiwi satu jam sebelum tidur setiap malam 42 persen lebih cepat dibandingkan saat tidak makan apapun sebelum tidur.

Efek kiwi pada tidur dikaitkan dengan kandungan serotonin. Hormon serotonin adalah zat kimia otak yang membantu mengatur siklus tidur. 

Kiwi banyak ditemui di Selandia Baru. (Shutterstock)
Kiwi banyak ditemui di Selandia Baru. (Shutterstock)

Ikan berlemak

Ikan berlemak, seperti salmon, tuna, trout, dan mackerel pada umumnya dikenal sangat sehat karena kaya akan omega-3 dan vitamin D. 

Kombinasi asam lemak omega-3 dan vitamin D pada ikan berlemak berpotensi meningkatkan kualitas tidur karena meningkatkan produksi serotonin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Posisi Tidur Jadi Indikator Selingkuh, Senang Suami Transgender

Terpopuler: Posisi Tidur Jadi Indikator Selingkuh, Senang Suami Transgender

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 20:14 WIB

Ditanya Makanan di Penjara Seperti Apa? Polisi: Kalau Aku Ini Enggak Cukup

Ditanya Makanan di Penjara Seperti Apa? Polisi: Kalau Aku Ini Enggak Cukup

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 19:37 WIB

6 Posisi Tidur dengan Pasangan dan Artinya, Bisa Jadi Indikator Selingkuh

6 Posisi Tidur dengan Pasangan dan Artinya, Bisa Jadi Indikator Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 15:18 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB