Studi: Kanker Usus Besar Mulai Banyak Menimpa Orang di Bawah 50 Tahun

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 30 Agustus 2020 | 17:32 WIB
Studi: Kanker Usus Besar Mulai Banyak Menimpa Orang di Bawah 50 Tahun
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Suara.com - Kanker kolorektal adalah kanker usus besar yang menjadi kanker paling mematikan ketiga di antara pria dan wanita, setelah kanker paru-paru. Studi terbaru menunjukkan bahwa penyakit ini bisa menyerang orang lebih muda di bawah 50 tahun. 

Baru-baru ini, pelakon Black Panther, aktor Chadwick Boseman meninggal karena kanker usus besar di usia 43 tahun. Terkait hal itu, melansir dari CNN,  kasus kanker kolorektal di antara orang berusia di bawah 50 tahun rupanya memang telah meningkat sejak 1990an. 

"Setengah dari semua diagnosis baru terjadi pada orang di bawah usia 66 tahun," demikian yang tercantum dalam laporan American Cancer Society.

American Cancer Society merekomendasikan skrining rutin untuk kanker usus besar dan rektal sejak usia 45 tahun. Meskipun begitu, kebanyakan organisasi kesehatan lain masih merekomendasikan skrining rutin mulai usia 50 tahun.

"Kami terkejut betapa cepatnya (penurunan usia) itu terjadi," kata Rebecca Siegel, rekan penulis studi dan direktur ilmiah penelitian pengawasan di American Cancer Society di Atlanta.

Aktor Chadwick Boseman. (Instagram/@chadwickboseman)
Aktor Chadwick Boseman. (Instagram/@chadwickboseman)

Laporan tersebut mencakup data kasus kanker kolorektal dan kematian dari National Cancer Institute dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Dari 2012 hingga 2016, tingkat kejadian di antara kelompok usia itu naik 2,2 persen setiap tahun dan termasuk tumor yang ditemukan di usus besar dan rektum. Padahal sebelumnya, kanker ini mayoritas diidap oleh orang dewasa berusia 50 tahun ke atas. 

"Sebagian besar penurunan insiden pada orang dewasa usia lanjut adalah karena peningkatan skrining, tetapi penyebab peningkatan insiden pada kelompok usia yang lebih muda masih belum diketahui," kata Siegel pada CNN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keduanya Bikin BAB Berdarah, Ini Bedanya Gejala Wasir dan Kanker Usus Besar

Keduanya Bikin BAB Berdarah, Ini Bedanya Gejala Wasir dan Kanker Usus Besar

Health | Minggu, 30 Agustus 2020 | 15:14 WIB

Diidap Chadwick Boseman, Ini Penyebab & Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Diidap Chadwick Boseman, Ini Penyebab & Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Health | Minggu, 30 Agustus 2020 | 08:06 WIB

Chadwick Boseman Black Panther Dukung Kamala Harris Sebelum Meninggal

Chadwick Boseman Black Panther Dukung Kamala Harris Sebelum Meninggal

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 19:06 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB