Waspada, Virus Corona Bisa Bertahan di Hidung Anak Berminggu-minggu!

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Senin, 31 Agustus 2020 | 09:29 WIB
Waspada, Virus Corona Bisa Bertahan di Hidung Anak Berminggu-minggu!
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian dari Korea Selatan melaporkan pada Jumat (28/8/2020) bahwa anak-anak dapat membawa virus corona di hidung dan tenggorokan mereka selama berminggu-minggu, bahkan jika mereka tidak menunjukkan gejala apa pun.

"Dalam studi kasus ini, infeksi yang tidak terlihat pada anak-anak mungkin telah dikaitkan dengan penularan Covid-19 diam-diam di masyarakat," kata peneliti, dilansir CNN.

Peneliti memperkirakan bahwa 85 anak yang terinfeksi (93 persen) akan terlewat apabila menggunakan tes yang difokuskan pada pasien bergejala saja.

Studi yang baru rilis ini menambah bukti mengapa menyebarkan 'jaring' yang luas dalam pelacakan kontak adalah kunci strategi dalam mengurangi penyebaran virus.

Studi yang terbit dalam jurnal JAMA Pediatrics ini menganalisis data pada 91 anak tanpa gejala, pra-gejala dan memiliki gejala, yang didiagnosis Covid-19 antara 18 Februari hingga 31 Maret di 22 pusat di seluruh Korea Selatan.

Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Di antara pasien tersebut, 20 di antaranya (22 persen) tidak menunjukkan gejala yang jelas dan tetap tidak bergejala selama penelitian.

Sedangkan 18 anak lainnya (20 persen) pra-gejala, artinya gejala mereka tidak terlihat atau tidak merasa sakit di awal tetapi menunjukkan pada akhirnya.

Secara total, lebih dari separuh anak, 71 anak (78 persen) memang menunjukkan gejala, seperti demam, batuk, diare, sakit perut, dan kehilangan kemampuan indra penciuman atau rasa. Lamanya gejala bervariasi, mulai dari seminggu hingga 36 hari.

Data menunjukkan hanya 8,5 persen dari pasien bergejala yang didiagnosis saat gejala mereka mulai. Sebagian besar (66,2 persen) pasien bergejala memiliki gejala yang tidak dikenali sebelum didiagnosis, dan 25,4 persen mengembangkan gejala setelah didiagnosis.

baca juga

"Ini menyoroti konsep bahwa anak-anak yang terinfeksi kemungkinan lebih mungkin tidak diketahui, baik dengan atau tanpa gejala dan melanjutkan aktivitas mereka yang biasa, yang dapat menyebarkan virus di masyarakat," kata Dr. Roberta DeBiasi dan Dr. Meghan Delaney, keduanya dari Children's National Hospital di Washington, DC.

Studi ini menemukan materi genetik dari virus terdeteksi pada anak-anak selama rata-rata 17,6 hari. Bahkan, pada anak-anak yang tidak memiliki gejala, virus tersebut rata-rata terdeteksi selama 14 hari.

Mungkin juga virus tetap pada anak-anak lebih lama lagi, kata penelitian tersebut, karena tanggal infeksi awal tidak diidentifikasi.

Namun, ini tidak berarti anak-anak itu menyebarkan virus, kata para ahli.

Menurut mereka, adanya materi genetik virus pada saat tes swab tidak perlu disamakan dengan penularan, terutama pada orang yang tidak memiliki gejala penting seperti batuk dan bersin.

Lebih banyak penelitian juga diperlukan untuk menentukan apakah temuan serupa juga terjadi di antara kelompok anak-anak lain dari negara yang berbeda.

Meski begitu, studi baru memberikan informasi yang dapat digunakan oleh petugas kesehatan masyarakat ketika mempertimbangkan penyebaran virus di sekolah, menurut DeBiasi dan Delaney.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Total Sudah 10 Dokter di Medan Meninggal karena Virus Corona

Total Sudah 10 Dokter di Medan Meninggal karena Virus Corona

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 06:00 WIB

Gegara Pandemi Virus Corona, Bhutan Cabut Larangan Penjualan Tembakau

Gegara Pandemi Virus Corona, Bhutan Cabut Larangan Penjualan Tembakau

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:27 WIB

Kasus Ke-4 di Dunia, Pria ini Kembali Terinfeksi Virus Corona Setelah Pulih

Kasus Ke-4 di Dunia, Pria ini Kembali Terinfeksi Virus Corona Setelah Pulih

Health | Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Terkini

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

AHY: Jujur Saja! Ekonomi Rakyat Masih Tertekan, Harga Naik hingga Kerja Layak Sulit

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:25 WIB

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:22 WIB

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 21:15 WIB

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain  Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 21:08 WIB

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 21:05 WIB

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:01 WIB

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 20:53 WIB

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Bogor | Sabtu, 05 September 2026 | 20:49 WIB

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:47 WIB

×