Obesitas Hampir Geser Rokok Sebagai Biang Keladi Penyebab Kanker

Risna Halidi

Senin, 31 Agustus 2020 | 13:42 WIB
Obesitas Hampir Geser Rokok Sebagai Biang Keladi Penyebab Kanker
Foto sinar-x tubuh penderita obesitas. (Twitter/@TheWorldStories)

Suara.com - Selama ini rokok dituduh sebagai penyebab utama kejadian kanker di seluruh dunia. Tapi di Inggris,  obesitas dianggap hampir menggeser rokok sebagai penyebab terhadap empat kasus kanker yaitu kanker usus, kanker ginjal, kanker hati dan kanker ovarium.

Hal itu diungkapkan oleh data yang dilakukan oleh Cancer Research UK beberapa waktu lalu.

Dikatakan jutaan orang Inggris berisiko terkena kanker karena berat badan mereka. Apalagi ada fakta bahwa jumlah orang obesitas melebihi jumlah perokok di Inggris dengan perbandingan dua banding satu.

Sayangnya, kampanye mengenai kegemukan yang terkait kanker malah menuai banyak kritik karena dituduh telah melakukan penghinaan pada orang gendut.

Tapi Cancer Research UK mengatakan kampanye tersebut bukan mau menyalahkan orang karena kelebihan berat badan, tapi hanya sekadar mengingatkan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

Dikatakan, kelebihan berat badan atau obesitas menyebabkan sekitar 22.800 kasus kanker setiap tahun sementara merokok menyebabkan 54.300 kasus kanker di Inggris.

Merokok memang tetap menjadi penyebab utama masalah kanker yang dapat dicegah di Inggris dan obesitas ada di posisi kedua. Tetapi tingkat merokok di sana menurun, sementara kasus kejadian obesitas meningkat dan hal tersebut telah diamini oleh para ahli kesehatan Inggris.

Kelebihan berat badan atau obesitas memang tak selalu berarti seseorang yang gemuk akan mengembangkan sakit kanker, tetapi obesitas dapat meningkatkan risiko mereka terkena kanker.

Menurut Cancer Research UK, 13 jenis kanker berbeda terkait erat dengan obesitas seperti kanker payudara, kanker usus, kanker pankreas, kanker esofagus, kanker hati, kanker ginjal, kanker perut bagian atas, kanker kantung empedu, kanker rahim, kanker ovarium, kanker tiroid, kanker multipel mieloma (kanker darah) dan meningioma atau kanker otak.

baca juga

"Keluarga, bisnis makanan, dan pemerintah semua harus memainkan peran mereka jika ingin menghindari sama seperti kasus Amerika yang merusak dan mahal," kata Kepala eksekutif NHS Inggris Simon Stevens.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Obesitas Tingkatkan Kematian Akibat Covid-19 hingga 50 Persen

Studi: Obesitas Tingkatkan Kematian Akibat Covid-19 hingga 50 Persen

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:02 WIB

Rekam Video Mukbang Anaknya yang Obesitas, Orangtua Dapat Kecaman Publik

Rekam Video Mukbang Anaknya yang Obesitas, Orangtua Dapat Kecaman Publik

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 12:06 WIB

Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda

Pandemi Covid-19, Tindakan Medis Pada Pasien Anak Rawan Tertunda

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:43 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×