facebook

Baim Wong Alami Saraf Kejepit, Gimana Metode Pengobatannya?

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni
Baim Wong Alami Saraf Kejepit, Gimana Metode Pengobatannya?
Baim Wong dan Paula Verhoeven serta anak mereka, Kiano Tiger Wong [Instagram/@baimwong]

Baim Wong baru-baru ini mengalami saraf kejepit ketika olahraga, ini adalah kali keduanya mengalami kondisi tersebut.

Suara.com - Beberapa hari lalu Baim Wong mengalami saraf kejepit ketika olahraga. Saat itu ia sedang mencoba olahraga angkat beban, tapi seketika pinggangnya terasa sakit.

Baim Wong pun meminta bantuan sopir pribadinya untuk membantunya bangun sambil mengeluhkan pinggangnya yang sakit.

Setelahnya, Baim Wong meminta diantarkan ke klinik untuk memeriksakan kondisinya. Baim Wong juga mengaku pernah mengalami saraf kejepit sebelumnya.

"Iya emang dulu pernah MRI 8 bulan lalu dan memang pernah ada saraf kejepit," ujar Baim Wong dalam vlog Youtube-nya Baim Paula.

Baca Juga: Sembuh dari Kanker, Bocah 7 Tahun Dapat Kejutan Supercar

Dilansir dari medicinenet.com, saraf kejepit adalah kondisi yang menyebabkan sensasi tidak nyaman, nyeri atau mati rasa. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan tekanan yang menyebabkan iritasi atau kerusakan pada saraf tepi.

Baim Wong mengalami saraf kejepit (Youtube/Baim Paula)
Baim Wong mengalami saraf kejepit (Youtube/Baim Paula)

Saraf tepi adalah saraf yang berada di luar otak dan sumsum tulang belakang. Meskipun kondisi ini sering dikaitkan dengan nyeri punggung atau cedera leher, tapi hampir semua saraf juga rentan.

Pengobatan saraf kejepit yang dilansir dari Hellosehat.com juga berbeda-beda tergantung pada rasa sakit dan lamanya pengobatan. Penderita biasanya akan diminta mengistirahatkan bagian yang cedera dan menghindari aktivitas fisik yang membuat gejala memburuk.

Anda juga perlu mengunjungi dokter saat gejala tidak hilang dan rasa sakitnya semakin parah. Penderita bisa membutuhkan satu atau lebih pengobatan untuk mengatasinya.

Adapun obat yang bisa digunakan untuk mengatasi saraf kejepit, seperti:

Baca Juga: Angka Kematian Akibat Virus Corona Indonesia Masih Tinggi Sedunia

  1. Aspiring, ibuprofen dan naproxen untuk mengurangi pembengkakan
  2. Kortikosteroid oral untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak
  3. Injeksi steroid untuk mengurangi bengkak, tapi obat ini akan membuat penderita mengalami peradangan

Pada kasus yang lebih parah, saraf kejepit mungkin memerlukan pemotongan beberapa material seperti jaringan parut, material cakram dan bagian tulang.

Komentar