Jangan Abaikan Darah Dalam Air Mani, Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 01 September 2020 | 15:49 WIB
Jangan Abaikan Darah Dalam Air Mani, Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi!
Ilustrasi mr P, penis, air manis, sperma (shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi akibat darah mendorong dinding arteri terlalu kuat. Sehingga dinding arteri merespons tekanan ini dengan menebal dan menyempit sehingga lebih sedikit darah yang bisa melewatinya.

Seiring waktu, hal ini bisa meningkatkan risiko seseorang mengembangkan kondisi yang mengancam jiwa, seperti penyakit jantung.

Bahaya yang ditimbulkan oleh tekanan darah tinggi memang sangat nyata. Namun, mekanisme destruktifnya seringkali luput dari perhatian.

Karena, tekanan darah tinggi jarang menimbulkan tanda-tanda yang jelas. Tapi, tekanan darah tinggi parah bisa menunjukkan gejala yang jelas.

Menurut NHS, Anda yang mengalami tekanan darah tinggi mungkin akan menemukan darah di air mani saat ejakulasi atau dikenal sebagai hematospermia.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

"Air mani ini mungkin bernoda darah, berwarna merah kecokelatan atau memiliki semburat merah muda," jelas NHS dikutip dari Express.

Gejala itu biasanya hanya bersifat sementara dan jarang disebabkan oleh kondisi serius, seperti tekanan darah tinggi.

Ada pula penyebab umum munculnya darah dalam air mani, meliputi:

  1. Vesicuilitis: radang kelenjar yang menghasilkan sebagian besar cairan saat ejakulasi.
  2. Kista vesikula seminalis: kantung kecil berisi cairan di vesikula seminalis
  3. Proatitis: radang kelenjar prostat, tempat air mani dibuat
  4. Operasi urologi terbaru: seperti biopsi prostat, sistoskopi atau vasektomi
  5. Infeksi menular seksual (IMS): seperti herpes genital, klamidia, gonore atau trikomoniasis

Cara mengatasi

Jika darah dalam air mani disebabkan oleh tekanan darah tinggi, maka dokter biasanya akan menyarankan Anda mengubah gaya hidup.

Untungnya, tekanan darah tinggi bisa diturunkan dengan melakukan penyesuaian pola sederhana. Salah satu tindakan pencegahan paling sederhana dan efektif adalah mengurangi asupan garam.

"Makan terlalu banyak garam bisa meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan risiko Anda terkena jantung koroner," jelas British Heart Foundation (BHF).

Menurut BHF, orang dewasa harus makan kurang dari 6 gram garam setiap hari atau sekitar satu sendok teh. Hal ini termasuk garam yang terkandung dalam makanan siap saji, seperti roti dan garam dalam masakan.

Dalam jangka panjang, Anda harus berkomitmen pada pola makan yang menyehatkan jantung dan komponen tertentu yang bisa berdampak besar.

Menurut Heart UK, penelitian menunjukkan bahwa diet rendah lemak jenuh dan garam serta tinggi buah dan sayuran, makanan gandum utuh dan makanan olahan susu rendah lemak bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan dalam 2 minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembuh dari Kanker, Bocah 7 Tahun Dapat Kejutan Supercar

Sembuh dari Kanker, Bocah 7 Tahun Dapat Kejutan Supercar

Otomotif | Selasa, 01 September 2020 | 11:09 WIB

Lupa Sampai Merasa Sehat, Ragam Alasan Pasien Hipertensi Abai Minum Obat

Lupa Sampai Merasa Sehat, Ragam Alasan Pasien Hipertensi Abai Minum Obat

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:53 WIB

5 Makanan dan Minuman yang Membersihkan Pembuluh Darah

5 Makanan dan Minuman yang Membersihkan Pembuluh Darah

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 15:45 WIB

Terkini

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB