Mantan Presiden India Sempat Alami Syok Septik sebelum Meninggal, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 01 September 2020 | 16:16 WIB
Mantan Presiden India Sempat Alami Syok Septik sebelum Meninggal, Apa Itu?
Mantan Presiden India Pranab Mukherjee (Instagram/rahul_gandhi1906)

Suara.com - Mantan Presiden India Pranab Mukherjee meninggal pada Senin (31/8/2020) malam. Menurut pihak Army Research and Referral Hospital yang merawat, mendiang mengalami syok septik akibat infeksi paru-paru.

Pranab Mukherjee berada dalam kondisi kritis selama 21 hari terakhir setelah menjalani operasi otak. Mendiang juga dinyatakan positif Covid-19.

Dilansir The Health Site, Mukherjee dirawat di rumah sakit selama hampir tiga minggu lalu dalam kondisi kritis.

"Ada penurunan kondisi medis Pranab Mukherjee sejak kemarin. Dia terus dalam keadaan koma dan menggunakan bantuan ventilator," kata pihak rumah sakit.

Ada sedikit perbaikan dalam kondisi kesehatannya minggu lalu, tetapi keadaan memburuk setelah dia mengalami infeksi paru-paru.

Syok septik merupakan respon tubuh terhadap infeksi dan sangat umum terjadi pada pasien pneumonia serta orang dengan penyakit paru-paru kronis.

Kondisi ini merupakan salah satu kegawatdaruratan yang disebabkan oleh sepsis, atau peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi. Jadi, kondisi ini termasuk dalam komplikasi dari sepsis.

Kegagalan fungsi sirkulasi akibat infeksi yang berlanjut adalah tanda dari syok septik, menurut Alodokter.

Pranab Mukherjee, yang tertular infeksi paru-paru setelah operasi, menjadi korban komplikasi ini.

baca juga

Meski syok septik dapat terjadi sebagai akibat dari infeksi lainnya di bagian tubuh, ini sangat umum terjadi pada pasien yang baru menjalani operasi atau dirawat di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Presiden India Pranab Mukherjee Wafat Setelah Terinveksi Corona

Mantan Presiden India Pranab Mukherjee Wafat Setelah Terinveksi Corona

News | Selasa, 01 September 2020 | 06:06 WIB

Ekonom Sebut Dibandingkan India, Indonesia Kalah Berlari Lawan Corona

Ekonom Sebut Dibandingkan India, Indonesia Kalah Berlari Lawan Corona

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 15:33 WIB

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Tanya Kapan Pandemi Covid-19 Usai, Banyak Orang India Pergi ke Peramal

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Terkini

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

×