Ekonom Sebut Dibandingkan India, Indonesia Kalah Berlari Lawan Corona

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Senin, 31 Agustus 2020 | 15:33 WIB
Ekonom Sebut Dibandingkan India, Indonesia Kalah Berlari Lawan Corona
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ekonom senior Faisal Basri menilai Indonesia kalah berlari dengan Virus Covid-19 atau Virus Corona. Hal ini yang menyebabkan, hingga saat ini kasus positif masih terjadi.

Menurut Ekonom Indef itu, pemerintah sibuk mengurus pemulihan ekonomi tanpa menangani kesehatan. Ia mencontohkan, saat ini Indonesia masih ketinggalan soal Tes Covid-19 dari negara lain.

"Coba kita lihat Singapura, Malaysia sudah membuka, kalau sudah rendah (kasus positif). Dia juga melakukan testing terus, India yang penduduknya miliaran, kapasitas testingnya 1 juta per hari, kita 20 ribu hampir nggak pernah. Jadi kita kalah berlari dengan virus, sehingga makin tak terkendali, dan nggak ada anggaran untuk meningkatkan kapasitas testing dan lab," ujar Faisal dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, Senin (31/8/2020).

Dalam hal ini, Faisal meminta kepada pemerintah agar tetap fokus menangani kesehatan. Jangan sampai, lanjutnya, terjadi gelombang kedua yang justru memperlambat pemulihan ekonomi nasional.

"Betapa pemerintah engga ikut campur dengan ini (kesehatan), ini sudah diperingatkan dokter, sudah 100 dokter yang meninggal hari ini. Kapasitas ICU terbatas, ini sudah hampir full 70 persen. Jadi jangan bicara pemulihan ekonomi, pemulihan ekonomi akan semakin lama itu yang namanya second wave. Oleh OECD yang memprediksi pertumbuhan (ekonomi) kita akan -3,8 persen," ucap dia.

Selain itu, tambah Faisal, pemerintah juga tak bisa hanya mengandalkan vaksin dalam penanganan covid-19. Sebab, katanya, vaksin pun belum tentu bisa menangani penyebaran Covid-19.

"Ahli epidomologi mengatakan bisa dikendalikan akhir tahun depan, kalau penanganannya seperti ini. Beda lagi kalau bicarakan strategi menangani virus kita menunggu vaksin saja, dan vaksin itu betul mujarap kan belum tentu juga, tapi tak hanya di indonesia aja, di AS juga meminta FDA untuk mempercepat pengesahan vaksin," kata dia.

Seperti diketahui, Jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah. Hari Minggu (30/8/2020) penambahan kasus corona di DKI kembali memecahkan rekor terbanyak.

Terhitung sejak kemarin sampai saat ini, dilaporkan terdapat 1.114 orang yang terinfeksi wabah Covid-19.

baca juga

Dengan begitu, akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 39.280 orang. Puluhan ribu pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.

Data ini dilaporkan oleh situs penyedia informasi seputar Virus Corona di DKI, corona.jakarta.go.id.

Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan domisili pasien.

Berdasarkan laman tersebut, 30.134 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 336 orang sejak Sabtu (29/8/2020).

Sementara, 1.186 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat bertambah 14 orang sejak kemarin.

Selain itu, pasien yang menjalani perawatan dirumah sakit sebanyak 3.015 orang. Lalu orang yang menjalani isolasi mandiri saat ini total 4.945 orang.

Dengan demikian, maka ada 7.960 kasus aktif corona di DKI Jakarta yang masih dalam penanganan sampai sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Minus 5,32 Persen, Ekonom Indef Salahkan Pemerintah

Ekonomi Minus 5,32 Persen, Ekonom Indef Salahkan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:54 WIB

Kepuasan Publik ke DPR Anjlok, INDEF: Mudah-mudahan Bisa Tobat Nasuha

Kepuasan Publik ke DPR Anjlok, INDEF: Mudah-mudahan Bisa Tobat Nasuha

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 18:15 WIB

Ekonom Senior Indef Kritik Kinerja OJK soal Pengawasan Jiwasraya

Ekonom Senior Indef Kritik Kinerja OJK soal Pengawasan Jiwasraya

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2020 | 16:08 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×