Bukan Hanya Tugas Istri, Ini Pentingnya Suami Juga Pantau Program Hamil

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 06 September 2020 | 18:30 WIB
Bukan Hanya Tugas Istri, Ini Pentingnya Suami Juga Pantau Program Hamil
Ilustrasi suami dampingi hamil. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Program hamil kerap jadi jalan keluar bagi pasangan suami istri yang ingin segera memiliki anak. Namun, dalam prosesnya, pemeriksaan ke dokter kandungan bukan hanya terfokus pada istri yang akan menjadi calon ibu. 

Suami juga perlu lakukan pemeriksaan untuk diketahui tingkat kesuburannya yang akan menentukan kehamilan.

"Jadi memang wajib datang berdua. Penyebabnya bukan hanya di wanita. Karena kalau laki-laki bisa juga ada kelainan hormonal atau misalnya ada sumbatan," kata dokter spesialis kandungan dr. Sang Arifianto Sp.OG dikutip dari siaran langsung Instagram bersama Mother and Baby, Minggu (6/9/2020). 

Sedangkan gangguan pada perempuan, menurut Sang, umumnya yang terjadi karena pada masalah pada saluran tuba atau terjadi infeksi. Juga gangguan okulasi. 

Ia menjelaskan, pentingnya datang bersama suami karena pada pertemuan pertama saat program hamil akan dilakukan wawancara untuk mengetahui kondisi masing-masing pasangan.

Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi ibu hamil. (sumber: visualphotos)

"Terpenting diketahui adalah usia, kemudian sudah menikah berapa lama, frekuensi hubungannya bagaimana. Jadi harus cukup terbuka dengan dokternya. Pekerjaan apakah mempengaruhi kesuburan atau ada disuhu tinggi, lifestylenya gimana," papar dokter Sang.

Kemudian pada pertemuan selanjutnya, istri akan diminta membawa catatan menstruasi selama tiga bulan hingga terakahir. Tujuannya untuk mengetahui kondisi sel telur di dalam rahim. 

"Ada okulasi apa tidak, telurnya pecah atau tidak," katanya. 

Jika disepakati, program hamil dilanjutkan dengan pemeriksaan hormon kedua pasangan. Menurut dokter Sang, jika ada masalah kesuburan pada salah satu atau kedua pasangan, maka dokter akan memberikan alternatif program untuk memiliki anak.

baca juga

Dengan demikian keduanya bisa memiliki informasi dan pertimbangan tersendiri. 


Program bayi tabung jadi cara terakhir agar pasangan suami istri bisa memiliki anak. Sang menjelaskan bahwa prosesnya, istri akan menjalami simulasi ovarium di mana indung telur di stimulasi agar memproduksi lebih dari satu telur. 

"Stimulasinya ada berbagai jenis, mulai dari siklus yang pendek sampai yang panjang. Semakin panjang siklus tentu obat yang dipakai makin banyak," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tak Program Hamil Anak ke-2, Kenapa?

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tak Program Hamil Anak ke-2, Kenapa?

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2020 | 10:12 WIB

4 Pantangan Saat Menjalani Program Hamil, Pasutri Wajib Taati!

4 Pantangan Saat Menjalani Program Hamil, Pasutri Wajib Taati!

Health | Kamis, 16 April 2020 | 17:27 WIB

Beda Usia Jauh, 3 Pasangan Artis Ini Jalani Program Hamil

Beda Usia Jauh, 3 Pasangan Artis Ini Jalani Program Hamil

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB