4 Pantangan Saat Menjalani Program Hamil, Pasutri Wajib Taati!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 16 April 2020 | 17:27 WIB
4 Pantangan Saat Menjalani Program Hamil, Pasutri Wajib Taati!
ilustrasi cek kehamilan saat program hamil. (Shutterstock)

Suara.com - 4 Pantangan Saat Menjalani Program Hamil, Pasutri Wajib Taati!

Menjalani program hamil memang tidak mudah. Selain membutuhkan kesabaran, pasutri juga dituntut untuk disiplin menghindari pantangan yang diberikan dokter.

Pantangan diberikan untuk meningkatkan peluang keberhasilan program hamil. Salah satu pantangan yang wajib ditaati adalah pantangan makan.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Marya Haryono, SpGK mengatakan untuk mengurangi paparan radikal bebas, dan hal-hal yang bisa menganggu perkembangan janin seperti merokok atau menghirup asap rokok.

"Dipantau itu hampir sama dengan menciptakan kondisi yang optimal, khususnya program kehamilan kurangi paparan radikal bebas dan hal-hal yang menganggu kesehatan, merokok sudah mutlak nggak boleh," ujar dr. Marya dalam online press conference Morula IVF Indonesia, Kamis (16/4/2020).

Dokter yang berpraktik di RS Bunda Jakarta itu juga memaparkan 4 hal lain sebagai dipantang saat menjalani program hamil, sebagai berikut:

1. Hindari lemak jenuh

Lemak jenuh yang dapat dari makanan yang digoreng saat ini semakin masif. Apalagi saat banyak berkegiatan di rumah, maka orang cenderung nyari yang mudah dengan digoreng. Bagi ibu hamil cobalah ganti lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh, cpntohnya seperti olive oil dan ailpukat.

"Makanan lemak jenuh tinggi yang kalau di goreng. Tidak hanya itu tapi juga dari santan, yang juga dalam olahannya berlemak jenuh tinggi," jelasnya.

baca juga
Ilustrasi makanan yang mengandung lemak jenuh (Shutterstock).
Ilustrasi makanan yang mengandung lemak jenuh  merupakan pantangan bagi program hamil. (Shutterstock).

2. Karbohidrat tinggi

Makanan bagi ibu hamil haruslah dengan gizi seimbang, perhatikan betul untuk tidak terlalu banyak makan makanan dengan karbohidrat tinggi. Perbanyak protein dan mikronutrien atau makanan bervitamin untuk tumbuh kembang janin.

"Makanan mengandung karbohidrat tinggi, makan nasi terlalu banyak. Makanan kombinasi tapi dominan karbo, makan nasi, kentang plus mie, ini asupan yang tidak optimal," katanya.

Ilustrasi kafein dihindari karena merupakan pantangan program hamil. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi kafein dihindari karena merupakan pantangan program hamil. (sumber: visualphotos)

3. Terlalu banyak kafein

Jika pada orang normal asupan kopi berkafein maksimal 2 gelas per hari, tapi asupan ini disarankan dengan baik. Asupan kafein yang berlebihan pada ibu hamil bisa berdampak pada kesehatan bayi, atau risiko berat bayi rendah.

4. Minum alkohol berlebihan

Alkohol terlalu sering pada orang normal bisa menganggu kinerja otak, sehingga ia akan kehilangan fokus. Sedangkan jika diminum ibu hamil akan berpengaruh pada janinnya, yakni bisa berisiko meusak sistem saraf pada bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Jerit-jeritan Tengah Malam, Eva Tewas di Ranjang, Suami Gantung Diri

Habis Jerit-jeritan Tengah Malam, Eva Tewas di Ranjang, Suami Gantung Diri

News | Kamis, 16 April 2020 | 17:10 WIB

Lempar Uang ke Kurir karena Takut Corona, Pasutri Kaya Diamuk Publik

Lempar Uang ke Kurir karena Takut Corona, Pasutri Kaya Diamuk Publik

News | Selasa, 14 April 2020 | 07:35 WIB

14 ABG Bugil Ramai-ramai saat Corona, Pasutri Mucikari Pesta Seks Terciduk

14 ABG Bugil Ramai-ramai saat Corona, Pasutri Mucikari Pesta Seks Terciduk

News | Sabtu, 11 April 2020 | 12:38 WIB

Terkini

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:10 WIB

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:09 WIB

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:05 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?

Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

10 Kebiasaan Kecil Ini Contoh Pengamalan Sila ke 5 Pancasila Dalam Kehidupan Sehari hari

10 Kebiasaan Kecil Ini Contoh Pengamalan Sila ke 5 Pancasila Dalam Kehidupan Sehari hari

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 17:00 WIB

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:00 WIB

BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up

BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

×