Cek Napas Kamu Sekarang, Bisa Jadi Tanda Terkena Hipertensi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 07 September 2020 | 07:30 WIB
Cek Napas Kamu Sekarang, Bisa Jadi Tanda Terkena Hipertensi
Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi umum di mana tekanan darah yang mendorong dinding arteri secara konsisten terlalu tinggi.

Tekanan ini secara bertahap menyebabkan arteri Anda mengeras dan menyempit, yang berarti jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Mekanisme ini dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung, jadi penting untuk selalu memeriksanya.

Sayangnya, tekanan darah tinggi biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda yang terlihat. Tanpa gejala, Anda berisiko berada dalam kondisi yang mengancam nyawa.

Ilustrasi hipertensi. (Shutterstock)

Untuk menjaga tekanan darah Anda, NHS merekomendasikan untuk memeriksakan tekanan darah Anda secara rutin.

Meski jarang, penelitian telah mengidentifikasi gejala yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Satu studi yang diterbitkan dalam Journal of Hypertension berusaha untuk menentukan prevalensi gejala yang umumnya dikaitkan dengan hipertensi.

Data yang dikumpulkan dari 59.448 pasien mengidentifikasi sejumlah gejala umum, seperti dispnea, atau dikenal sebagai sesak napas.

Sesak napas biasanya ditandai dengan terengah-engah secara tiba-tiba dan tidak terduga, bahkan jika Anda belum memaksakan diri, jelas NHS.

Studi tersebut menemukan pusing menjadi gejala paling umum yang terkait dengan tekanan darah tinggi. Gejala lain termasuk sakit kepala, angina pektoris (nyeri dada) dan kelelahan.

Perubahan gaya hidup sederhana dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, meskipun beberapa orang mungkin perlu minum obat juga.

Salah satu perubahan gaya hidup terpenting yang dapat Anda terapkan langsung adalah dengan mengurangi asupan garam. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda mengidapnya adalah dengan memeriksakan tekanan darah Anda

Seperti yang diperingatkan oleh British Heart Foundation (BHF), semakin banyak garam yang Anda makan, semakin tinggi tekanan darah Anda.

Orang dewasa harus makan kurang dari enam gram garam setiap hari - itu berarti sekitar satu sendok teh, kata BHF.

"Ini termasuk garam yang terkandung dalam makanan siap saji seperti roti, serta garam yang Anda tambahkan selama memasak dan di meja," tambahnya.

Menurut NHS, makan makanan rendah lemak yang mengandung banyak serat, seperti nasi gandum utuh, roti dan pasta, serta banyak buah dan sayuran juga membantu menurunkan tekanan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Kekurangan Oksigen Tapi Belum Tentu Sesak Napas, Kok Bisa?

Pasien Covid-19 Kekurangan Oksigen Tapi Belum Tentu Sesak Napas, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 04 September 2020 | 15:16 WIB

Ngeri, Begini Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona

Ngeri, Begini Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona

Health | Kamis, 03 September 2020 | 11:05 WIB

Jangan Abaikan Darah Dalam Air Mani, Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Jangan Abaikan Darah Dalam Air Mani, Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Health | Selasa, 01 September 2020 | 15:49 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB