Waspada Hipertensi, Ini 5 Makanan yang Bisa Turunkan Tekanan Darah

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 08 September 2020 | 10:51 WIB
Waspada Hipertensi, Ini 5 Makanan yang Bisa Turunkan Tekanan Darah
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi memang sebaiknya harus diwaspadai. Bagi Anda yang punya riwayat hipertensi, rutinlah lakukan medical check up, dan waspadai apabila nilainya 130/80 mmHg atau lebih.

Hipertensi tak boleh dianggap sepele, karena kondisi ini bisa berbahaya untuk jantung, ginjal, hingga bisa menyebabkan stroke. Hal ini karena jantung akan dipaksa mempompa darah lebih cepat ke seluruh tubuh.

Hipertensi bisa dicegah dengan berolahraga dan menjaga pola makan. Dan inilah 5 makanan yang bisa menurunkan tekanan darah, seperti dilansir dari Daily Meal, Selasa (8/9/2020).

1. Pisang
Menurut American Heart Association, pisang berukuran sedang mengandung rata-rata 420 miligram potasium. Pisang jadi salah satu camilan yang paling mudah untuk dikonsumsi, selain juga jadi sumber energi karena mengandung 105 kalori. Tidak hanya menurunkan tekanan darah, pisang juga sumber vitamin C dan magnesium yang baik.

2. Bayam
Makanan yang identik dengan kartun Popaye ini kaya vitamin C, vitamin A, dan magnesium yang tinggi. Hal ini menjadikan bayam sebagai sayuran yang sangat baik dikonsumsi setiap hari.

Bayam bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena kemampuannya meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain baik untuk jantung, bayam juga bisa melindungi dari degenerasi makula dan beberapa jenis kanker.

3. Bawang Putih
Bawang putih tak hanya menjadikan aneka masakan menjadi lebih lezat, tetapi juga memiliki manfaat dalam mengurangi peradangan dan menyehatkan jantung.

Bawang putih juga membantu merawat pembuluh darah yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh dan jantung, sehingga menjadikannya makanan yang baik untuk penderita hipertensi.

4. Brokoli
Meski tidak banyak yang menyukai sayuran ini, tapi manfaatnya tidak bisa diremehkan. Selain tinggi vitamin C dan K yang baik, brokoli juga tinggi protein. Brokoli juga banyak direkomendasikan dalam diet sehat yang bisa menurunkan tekanan darah.

5. Ubi
Termasuk dalam jenis umbi-umbian, ubi merupakan makanan yang rendah kalori dan bisa jadi pengganti karbohidrat. Ubi juga sumber vitamin C yang baik yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan kalium dalam ubi bisa membantu menormalkan kembali tekanan darah. Itulah mengapa ubi jadi makanan yang baik untuk jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelola Hipertensi dan Diabetes, Makan 3 Daun Ini saat Perut Kosong!

Kelola Hipertensi dan Diabetes, Makan 3 Daun Ini saat Perut Kosong!

Health | Senin, 07 September 2020 | 14:53 WIB

Studi Ungkap Masalah Tekanan Darah Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Studi Ungkap Masalah Tekanan Darah Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Health | Senin, 07 September 2020 | 11:17 WIB

Cek Napas Kamu Sekarang, Bisa Jadi Tanda Terkena Hipertensi

Cek Napas Kamu Sekarang, Bisa Jadi Tanda Terkena Hipertensi

Health | Senin, 07 September 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB