Waspada, Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 08:17 WIB
Waspada, Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular!
ikan salmon. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), menegaskan bahwa tidak ada bukti penularan virus corona Covid-19 dari makanan atau kemasannya.

Tapi, sebuah studi baru justru menunjukkan daging ikan salmon berpotensi membawa virus corona Covid-19. Studi oleh para peneliti China ini juga menunjukkan jejak virus corona pada ikan salmon bisa menular selama lebih dari seminggu.

Ilmuwan dari Universitas Pertanian China Selatan dan Akademi Ilmu Pertanian Guangdong di Guangzhou mengumpulkan sampel virus dari salmon. Lalu, mereka mencatat virus pada salmon bisa bertahan sampai 8 hari pada suhu 3,8 derajat Celcius.

"Ikan yang terkontaminasi SARS-CoV-2 dari satu negara bisa dengan mudah menyebar ke negara lain dalam waktu seminggu. Sehingga salmon ini bisa menjadi salah satu sumber penularan internasional," jelas para peneliti dikutip dari Fox News.

Temuan ini juga bertentangan dengan saran badan kesehatan terkait penularan virus corona Covid-19 melalui makanan.

Ikan salmon kaya asam lemak omega 3. (Shutterstock)
Ikan salmon. (Shutterstock)

CDC mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi atau memegang makanan tertentu bisa menularkan virus corona pada bulan Agustus 2020 silam.

Sejauh ini, badan perlindungan kesehatan hanya menyarankan untuk selalu mencuci tangan pakai sabun dan air selama 20 detik setelah memegang paket, sebelum menyiapkan makanan dan ketika hendak makan.

CDC juga melaporkan bahwa cara paling umum untuk menyebarkan virus corona Covid-19 adalah kontak antar orang ke orang, termasuk dari tetesan di udara setelah seseorang batuk atau bersin.

"Tidak seperti virus gastrointestinal (GI) bawaan makanan seperti norovirus dan hepatitis A yang sering membuat orang sakit melalui makanan terkontaminasi, virus corona Covid-19 adalah virus yang menyebabkan penyakit pernapasan," kata FDA.

FDA juga mengatakan virus tidak dapat hidup pada kemasan makanan impor dan tergantung pada permukaannya. Jika bisa, virus hanya bisa bertahan untuk waktu singkat, antara beberapa jam hingga hari.

Tapi, virus juga bisa disebarkan oleh pekerja makanan yang terinfeksi bila mereka tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan kamar mandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Filipina dan Singapura Belum Tunjukkan Tanda Penurunan

Kasus Covid-19 di Filipina dan Singapura Belum Tunjukkan Tanda Penurunan

Health | Rabu, 09 September 2020 | 20:03 WIB

Penularan Corona Kian Parah, Pemprov DKI: Perlu Intervensi Lebih Masif

Penularan Corona Kian Parah, Pemprov DKI: Perlu Intervensi Lebih Masif

News | Rabu, 09 September 2020 | 18:40 WIB

Biar Kapok! Puluhan Warga Tak Bermasker Dihukum Gali Kuburan Jenazah Corona

Biar Kapok! Puluhan Warga Tak Bermasker Dihukum Gali Kuburan Jenazah Corona

Jatim | Rabu, 09 September 2020 | 18:02 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB