Idap Gejala Jangka Panjang Covid-19, Wanita Ini Jadi Takut Tidur

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 10 September 2020 | 11:35 WIB
Idap Gejala Jangka Panjang Covid-19, Wanita Ini Jadi Takut Tidur
Ilustrasi tidak bisa tidur. (Sumber Shutterstock)

Suara.com - Lebih dari 18 juta orang sudah sembuh dari virus corona Covid-19. Tapi, banyak dari mereka yang juga masih mengalami gejala jangka panjang virus corona Covid-19 atau "Long Covid-19".

Profesor Tim Spector, mengatakan 60 ribu orang di Inggris telah menderita kondisi itu selama lebih dari 3 bulan. Salah satu korban Long Covid-19 yang misterius adalah Jeanne Jarvis Gibson.

Wanita 27 tahun itu sudah biasa olahraga angkat beban dan berlari hampir setiap hari sebelum mengalami gejala virus corona Covid-19 pada Maret 2020. Sampai sekarang ia juga masih belum olahraga lari, tetapi hanya yoga dan berjalan.

Jeanne Jarvis Gibson tidak memiliki riwayat masalah kesehatan sebelumnya. Tapi, ia membutuhkan antibiotik untuk mengatasi infeksi dadanya ketika terkena virus corona Covid-19.

Karena, saat itu ia mengalami kesulitan bernapas yang masih tetap bertahan sampai sembuh dari virus corona Covid-19.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

"Ada hari-hari saya takut tidur karena takut tidak bisa bernapas. Padahal saya sangat lelah. Saya ingin sekali melakukan aktivitas fisik bermacam-macam, tapi saya menghalanginya," ujar Jeanne dikutip dari Daily Star.

Menurut Jeanne, virus corona Covid-19 ini bisa menyerang siapa pun tanpa melihat usia, status sosial dan lainnya.

Bahkan Jeanne yang terlihat bugar dan rutin berolahraga juga bisa terinfeksi virus corona Covid-19. Ia juga mengalami gejala jangka panjang yang menakutkan baginya.

Profesor Spector mengaku frustasi karena aplikasi Covid Symptom Study belum berfungsi secara luas, termasuk tidak menjangkau kasus seperti yang dialami Jeanne.

Padahal ada bahaya besar yang mungkin dialami olah orang-orang seperti Jeanne. Sementara itu, para ahli secara global masih terus bekerja memahami dampak jangka panjang dan pendek dari virus corona Covid-19.

"Tim NHS dengan cepat memperluas perawatan dan dukungan untuk semua pasien yang membutuhkan. Pusat rehabilitasi dan layanan komunitas," ujar juru bicara NHS di Inggris.

Ada pun masalah kesehatan yang terus-menerus ada setelah sembuh dari virus corona Covid-19, yakni masalah pernapasan seperti batuk kronis dan sesak napas, masalah paru-paru akibat peradangan dan jaringan parut, masalah jantung serta kehilangan bau dan rasa berkepanjangan.

Pasien virus corona yang pulih juga mengalami masalah kesehatan mental termasuk depresi, kecemasan dan kesulitan kognitif.

Selain itu, ada pula yang mengalami gangguan inflamasi, seperti nyeri otot, masalah gastriointestinal, sakit kepala, kelelahan, sulit tidur, disfungsi hati hingga ruam kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies: Satu Dokter Wafat Setara Ratuan Ribu Layanan Medis Warga Hilang

Anies: Satu Dokter Wafat Setara Ratuan Ribu Layanan Medis Warga Hilang

News | Kamis, 10 September 2020 | 11:24 WIB

27 Orang Positif Corona, Puluhan Tahanan Polres Pariaman Dipindah ke Hotel

27 Orang Positif Corona, Puluhan Tahanan Polres Pariaman Dipindah ke Hotel

News | Kamis, 10 September 2020 | 11:14 WIB

Virolog Optimis Vaksin Tetap Efektif Meski Ada Mutasi Virus Corona

Virolog Optimis Vaksin Tetap Efektif Meski Ada Mutasi Virus Corona

Health | Kamis, 10 September 2020 | 11:09 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB