Array

Dokter Amerika Bilang Kita Bisa Terinfeksi Virus Corona & Flu Bersamaan!

Jum'at, 11 September 2020 | 21:36 WIB
Dokter Amerika Bilang Kita Bisa Terinfeksi Virus Corona & Flu Bersamaan!
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para dokter di Amerika mengatakan bahwa kita dapat terinfeksi Covid-19 dan flu secara bersamaan.

"Anda pasti bisa terkena flu dan Covid-19 pada saat bersamaan, yang bisa menjadi 'bencana' bagi sistem kekebalan," kata Dr. Adrian Burrowes, seorang dokter pengobatan keluarga di Florida.

Faktanya, terinfeksi suatu penyakit membuat kita lebih rentan untuk jatuh sakit dengan infeksi yang lain, kata ahli epidemioloi Dr. Seema Yasmin.

"Begitu Anda terinfeksi flu dan beberapa virus pernapasan lainnya, itu melemahkan tubuh Anda. Pertahananmu turun, dan itu membuatmu rentan terkena infeksi kedua selain penyakit itu," tambah Yasmin kepada CNN.

Baik Covid-19 dan flu dapat menyerang paru-paru, berpotensi menyebabkan pneumonia, cairan di paru-paru atau kegagalan pernapasan, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Ilustrasi bersin (Shutterstock)

Setiap penyakit juga dapat menyebabkan sepsis, cedera jantung, dan radang jantung, otak, atau jaringan otot.

"Memiliki kedua penyakit secara bersamaan akan meningkatkan risiko efek jangka panjang dari sistem organ mana pun," ujar Dr. Michael Matthay, profesor kedokteran dan spesialis perawatan kritis di Universitas California, San Francisco.

Tetapi masih terlalu dini untuk mengetahui secara pasti seberapa buruk dampak kedua penyakit itu, dibandingkan dengan hanya terinfeksi satu virus.

Itu karena Covid-19 tidak menyebar ke seluruh AS sampai menjelang akhir musim flu terakhir, kata Matthay. Jadi belum banyak data tentang orang-orang yang terkena kedua penyakit tersebut secara bersamaan.

Baca Juga: Pasien Corona yang Bunuh Diri di RSD Wisma Atlet Diduga Sulit Adaptasi

Namun Matthay menduga potensi pneumonia akan lebih besar jika tubuh terjangkit baik flu maupun virus corona.

"Kedua (virus) bersama-sama pasti bisa lebih merusak paru-paru dan menyebabkan lebih banyak kegagalan pernapasan," tambahnya.

Kegagalan pernapasan tidak selalu berarti paru-paru berhenti bekerja, artinya, paru-paru tidak bisa mendapatkan cukup oksigen ke dalam darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI