Alice Norin Alami Plasenta Previa dan Plasenta Akreta, Apa Gejalanya?

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Senin, 14 September 2020 | 13:29 WIB
Alice Norin Alami Plasenta Previa dan Plasenta Akreta, Apa Gejalanya?
Alice Norin ditemui di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan, Sabtu (13/5/2017). (Suara.com/ Wahyu Tri Laksono)

Suara.com - Alice Norin baru saja dikaruniai anak kedua pada 9 September 2020. Bayi perempuan yang diberi nama Alana tersebut semakin melengkapi kebahagiaan keluarga kecil Alice Norin saat ini.

Meski begitu, ada cerita yang cukup mengkhawatirkan di balik proses persalinan putrinya.

Dalam Instagram pribadinya, Alice bercerita bahwa dirinya mengidap kondisi langka yang disebut Plasenta Previa dan Plasenta Akreta yang sudah diketahui sejak awal kehamilan. "I'm a Placenta Previa Totalis Accreta survivor," tulisnya mengawali cerita.

Dikarenakan kondisi tersebut, istri Alvin Yudhapatria tersebut harus rajin berkonsultasi dengan dokter ahli untuk melakukan pencegahan yang bisa membahayakan dirinya saat melahirkan.

Dokter juga memberitahu jika dirinya bisa kehilangan banyak darah saat melahirkan.

"Dokter wanti-wanti sejak awal kalau saat melahirkan, mempersiapkan diri karena kemungkinan akan banyak terjadi pendarahan. And it happened, aku kehilangan darah sampai 3 liter selama proses lahiran," lanjutnya.

Usai melahirkan, perempuan kelahiran Norwegia ini bahkan tak bisa langsung bertemu anaknya karena ia harus berada di ruang ICU selama 2 hari dikarenakan kehilangan banyak darah. Ia bahkan tak bisa menyusui anaknya karena mengonsumsi obat keras selama penyembuhan.

"Selama kehamilan aku konsultasi sama para dokter yang bikin deg-deganan, karena ada kemungkinan kondisi aku ini mengharuskan aku untuk angkat rahim dan aku belum 100 persen siap, karna kalo itu satu-satunya pilihan berarti aku nggak akan bisa haid dan hamil lagi," pungkas Alice.

Beruntung saat melahirkan Alana, kondisinya terus membaik hingga tak perlu melakukan pengangkatan rahim.

baca juga

Nah, untuk mengetahui apa itu Plasenta Previa dan Plasenta Akreta seperti yang diderita Alice Norin, berikut penjelasan lebih dalam, seperti yang suara.com kutip dari Alo Dokter.

Ilustrasi plasenta bayi. (Shutterstocks)
Ilustrasi plasenta bayi. (Shutterstocks)

1. Plasenta Previa
Plasenta Previa adalah kondisi ketika ari-ari atau plasenta berada di bagian bawah rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir. 

Selain menutupi jalan lahir, plasenta previa dapat menyebabkan perdarahan hebat, baik sebelum maupun saat persalinan. Plasenta adalah organ yang terbentuk di rahim pada masa kehamilan. Organ ini berfungsi menyalurkan oksigen dan nutrisi dari ibu kepada janin, serta membuang limbah dari janin.

Normalnya, plasenta memang berada di bagian bawah rahim pada awal masa kehamilan, namun seiring pertambahan usia kehamilan dan perkembangan rahim, plasenta akan bergerak ke atas. Pada kasus plasenta previa, posisi plasenta tidak bergerak dari bawah rahim hingga mendekati waktu persalinan.

Gejala utama plasenta previa adalah perdarahan dari vagina yang terjadi pada akhir trimester kedua atau di awal trimester ketiga kehamilan. Perdarahan bisa banyak atau sedikit, dan akan berulang dalam beberapa hari. Perdarahan tersebut juga dapat muncul setelah berhubungan intim dan disertai dengan kontraksi atau kram perut.

2. Plasenta Akreta
Plasenta Akreta adalah kondisi di mana pembuluh darah plasenta (ari-ari) atau bagian-bagian lain dari plasenta tumbuh terlalu dalam pada dinding rahim.

Ini merupakan salah satu masalah kehamilan serius karena bisa membahayakan nyawa penderita. Setelah seorang wanita melahirkan, plasenta yang normal biasanya akan terlepas dari dinding rahim.

Namun pada plasenta akreta, sebagian atau seluruh plasenta tetap melekat erat pada dinding rahim. Kondisi ini sangat berisiko menyebabkan perdarahan pasca melahirkan yang hebat.

Saat kehamilan berlangsung, plasenta akreta umumnya tidak menimbulkan gejala atau tidak memiliki tanda-tanda yang bisa dilihat secara kasat mata. 

Sering kali kondisi ini terdeteksi oleh dokter ketika melakukan pemeriksaan USG saat konsultasi kehamilan. Namun pada sebagian kasus, plasenta akreta dapat menyebabkan perdarahan dari vagina di minggu ke-28 sampai ke-40 masa kehamilan (trimester ketiga).

Tingkat keparahan plasenta akreta ditentukan berdasarkan seberapa lekat plasenta terhadap dinding rahim. Kasus yang paling sering terjadi adalah saat plasenta tumbuh terlalu dalam pada dinding rahim. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hidung Bayi Bikin Salfok, Alice Norin Melahirkan Anak Kedua

Hidung Bayi Bikin Salfok, Alice Norin Melahirkan Anak Kedua

Entertainment | Kamis, 10 September 2020 | 21:58 WIB

Risiko Lahiran Caesar di atas Usia 35 Tahun, dan Berita Populer Lainnya

Risiko Lahiran Caesar di atas Usia 35 Tahun, dan Berita Populer Lainnya

Health | Rabu, 02 September 2020 | 19:37 WIB

Ussy Sulistiawaty Selalu Suntik ILA saat akan Melahirkan Normal, Apa Itu?

Ussy Sulistiawaty Selalu Suntik ILA saat akan Melahirkan Normal, Apa Itu?

Health | Rabu, 02 September 2020 | 15:49 WIB

Terkini

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

×