115 Dokter Meninggal, Ratusan Ribu Penduduk RI Kehilangan Layanan Kesehatan

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 14 September 2020 | 16:50 WIB
115 Dokter Meninggal, Ratusan Ribu Penduduk RI Kehilangan Layanan Kesehatan
Sejumlah tenaga kesehatan mendorong peti mati berisi jenazah dokter Oki Alfin yang meninggal akibat COVID-19, di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (12/9/2020). [ANTARA FOTO/FB Anggoro]

Suara.com - Hingga hari ini tercatat sebanyak 115 dokter meninggal akibat virus corona atau Covid-19. Kondisi tersebut membuat ratusan ribu penduduk Indonesia kehilangan pelayanan dokter. Hal ini lantaran  jumlah dokter Indonesia yang masih terbatas, terendah kedua di Asia.

Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Adib Khumaidi, SpOT mengatakan perbandingan dokter dengan penduduk, 0,4 persen per seribu penduduk. Itu artinya Indonesia hanya punya 4 dokter yang melayani 10.000 penduduk, atau 1 dokter melayani 2500 penduduk.

"Kematian dokter yang saat ini sebanyak 115 dokter dengan asumsi satu dokter melayani 2500, maka bisa menggambarkan hampir 300.000 rakyat Indonesia akan hilang pelayanan dokte," ujar dr. Adib dalam keterangannya, Senin (14/9/2020).

Fakta yang lebih menyakitkan perbandingan antara dokter spesialis berbanding 14,6 per 100.000 penduduk, atau 0,3 persen per penduduk.

Infografis Angka Kematian Dokter di Indonesia. (Dok: IDI)
Infografis Angka Kematian Dokter di Indonesia. (Dok: IDI)

Jangankan saat pandemi Covid-19, dalam keadaan normal saja distribusi dokter tidak merata di seluruh Indonesia. Sebagian besar tenaga medis dan tenaga kesehatan masih terkonsentrasi di Jawa dan kota-kota besar lainnya.

"Tentunya semakin dirasakan pada daerah-daerah yang memang dalam kondisi normal juga kekurangan tenaga medis dan tenaga kesehatan khususnya dokter. Apalagi dengan meninggalnya dokter spesialis yang saat ini sangat terbatas," ungkap dr. Adib.

Lebih lanjut kata lelaki yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) itu mengatakan dokter adalah aset dan investasi bangsa, mencetak seorang dokter membutuhkan waktu yang panjang dan biaya yang mahal, sehingga pemerintah perlu turun tangan untuk hal ini.

"Salah satu upaya konkrit yang tentunya kita harapkan adalah pemerintah membentuk Komite keselamatan dan perlindungan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang tentunya terintegrasi dengan stakeholder stakeholder kesehatan," imbuh Adib.

Sementara itu berdasarkan data survei Tim Mitigasi IDI, 115 dokter yang meninggal 60 di antaranya dokter umum termasuk 3 guru besar, 53 dokter spesialis termasuk 4 guru besar, 2 dokter residen.

baca juga
Infografis Angka Kematian Dokter di Indonesia. (Dok: IDI)
Infografis Angka Kematian Dokter di Indonesia. (Dok: IDI)

Rincian dokter spesialis yang meninggal di antaranya 8 dokter internis, 7 dokter bedah, 5 dokter obgyn, 4 dokter THT-KL, 4 dokter pediatri, 4 dokter psikiatri, 3 anestesi, 3 ortopedi, 3 paru, 3 neurologi, 2 radiologi, 2 bedah saraf, 1 dokter jantung, 1 dokter farmakologi klinis, 1 dokter fisik, 1 dokter urologi, 1 dokter okupasi, 1 dokter residen interna, 1 residen pediatri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah Lagi Hari Ini, Satu Dokter Meninggal Karena Covid-19

Bertambah Lagi Hari Ini, Satu Dokter Meninggal Karena Covid-19

Sumut | Sabtu, 12 September 2020 | 14:32 WIB

Satu Dokter di Riau Gugur karena Covid-19

Satu Dokter di Riau Gugur karena Covid-19

Riau | Sabtu, 12 September 2020 | 12:48 WIB

Jatim Jadi Provinsi dengan Kasus Kematian Dokter Akibat Covid-19 Tertinggi

Jatim Jadi Provinsi dengan Kasus Kematian Dokter Akibat Covid-19 Tertinggi

Jatim | Jum'at, 11 September 2020 | 12:53 WIB

Terkini

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB