Benarkah Pemakaian Masker Bisa Membentuk Kekebalan? Ini Kata Ahli!

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 18 September 2020 | 13:58 WIB
Benarkah Pemakaian Masker Bisa Membentuk Kekebalan? Ini Kata Ahli!
Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)

Suara.com - Masker adalah salah satu perlengkapan yang wajib digunakan di tengah pandemi virus corona Covid-19. Pemakaian masker ini berfungsi untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.

Sekarang, para peneliti menemukan, penggunaan masker memberikan efek positif selama beberapa bulan di tengah pandemi virus corona. Pemakaian masker bisa membuat kita kebal dari virus secara efektif.

Salah satu jurnal medis New England Journal of Medicine telah menjelaskan bahwa memakai masker wajah mungkin bisa membantu mengurangi keparahan virus.

Sebab, pemakaian masker bisa mengurangi jumlah virus yang menginfeksi dan melindungi diri dari orang yang tertular virus corona tanpa menunjukkan gejala. Hal ini didasarkan pada konsep viral load dan dosis infeksi.

Viral load adalah ukuran partikel virus, yang menggambarkan jumlah virus dalam diri seseorang terinfeksi virus corona Covid-19. Sedangkan, dosis infeksi mengacu pada seberapa banyak virus yang telah menginfeksi seseorang.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Dalam hipotesis ini, pemakaian masker wajah menurunkan dosis infeksi. Karena itu, viral load menghasilkan kasus infeksi tanpa gejala atau dengan gejala yang ringan.

Metode ini juga disebut sebagai variolasi, praktik yang sengaja menginfeksi orang dengan patogen dosis rendah untuk menghasilkan respons imun pelindung.

Variolasi juga tidak lagi digunakan oleh profesional medis untuk mengimunisasi orang dari penyakit. Variolasi ini telah digantikan oleh vaksin modern, yang menggunakan bentuk virus lebih lemah untuk membuatnya lebih aman.

Sebuah penelitian besar di Lancet bulan lalu menemukan bahwa viral load adalah prediktor independen dari kematian pada pasien di rumah sakit. Diagnosis ini bisa menjadi alasan jumlah kasus virus corona Covid-19 dengan gejala ringan mulai meningkat.

baca juga

Selain itu, perawatan intensif dan tingkat kematian akibat virus corona Covid-19 di Inggris telah turun secara signifikan.

Analisis terbaru oleh University of Bristol menemukan proporsi pasien yang meninggal akibat virus corona Covid-19 di bangsal perawatan intensif di seluruh dunia sudah turun sepertiga sejak Maret 2020.

"Untuk menguji hipotesis variolasi, kami memerlukan lebih banyak penelitian yang membandingkan kekuatan dan daya tahan kekebalan sel T spesifik SARS-CoV-2 antara orang dengan infeksi asimtomatik orang yang mengalami gejala," kata Dr Monica Gandhi, seorang dokter penyakit menular di University of California, dikutip dari Express.

Selain itu, perlu penelitian yang menunjukkan lambatnya penyebaran virus corona Covid-19 di daerah dengan proporsi infeksi asimtomatik tinggi.

"Tapi, memang benar kalau meningkatnya infeksi virus tanpa gejala bisa meningkatkan proporsi populasi yang mencapai kekebalan jangka pendek terhadap virus di kala masih menunggu vaksin," kata Dr Julian Tang, Profesor Kehormatan Ilmu Pernapasan di Universitas Leicester.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Covid-19 Bisa Pangkas Usia Harapan Hidup hingga 9 Tahun

Virus Corona Covid-19 Bisa Pangkas Usia Harapan Hidup hingga 9 Tahun

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 13:49 WIB

Direktur CDC Sebut Masker Lebih Baik dari Vaksin Covid-19?

Direktur CDC Sebut Masker Lebih Baik dari Vaksin Covid-19?

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 12:59 WIB

Baru Masuk 4 Lagi, Pasien Covid-19 di RSKI Galang Kini Capai 186 Orang

Baru Masuk 4 Lagi, Pasien Covid-19 di RSKI Galang Kini Capai 186 Orang

News | Jum'at, 18 September 2020 | 11:55 WIB

Kasat Pol PP Sumsel Anjurkan Pakai Masker, Kalian Sudah Lamo Kenal Aku

Kasat Pol PP Sumsel Anjurkan Pakai Masker, Kalian Sudah Lamo Kenal Aku

Sumsel | Jum'at, 18 September 2020 | 11:52 WIB

Rawat 3.218 Pasien Corona, Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet Tersisa Segini

Rawat 3.218 Pasien Corona, Tempat Tidur di RSD Wisma Atlet Tersisa Segini

News | Jum'at, 18 September 2020 | 11:45 WIB

Tolak Pakai Masker saat Kebaktian, Pendeta Ini Terinfeksi Covid-19

Tolak Pakai Masker saat Kebaktian, Pendeta Ini Terinfeksi Covid-19

News | Jum'at, 18 September 2020 | 12:50 WIB

Terkini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 13:45 WIB

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:44 WIB

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni,  Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni, Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:42 WIB

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Video | Senin, 14 September 2026 | 13:36 WIB

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

×