Viral Foto Rontgen Diduga Susuk, Dokter Radiologi Buka Suara

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 18 September 2020 | 19:24 WIB
Viral Foto Rontgen Diduga Susuk, Dokter Radiologi Buka Suara
Sebuah foto X-Ray yang menangkap adanya susuk di tubuh seorang pasien. (Twitter/@AREAJULID)

Suara.com - Sebuah foto rontgen yang dibagikan akun @AREAJULID menjadi viral alias trending topic di Twitter lantaran memperlihatkan sekumpulan benda yang diduga susuk di dalam tubuh seseorang. Tak main-main, jumlahnya mencapai ribuan.

Lalu, apa kata pakar medis terkait hal ini? Benarkah susuk bisa terlihat melalui rontgen? Bukankah susuk adalah benda gaib yang tidak bisa dilihat dengan kasat mata?

Ahli Radiologi Onkologi Dr. dr. Fielda Djuita SpRad.(K) Onk. Rad mengatakan pada dasarnya semua benda asing yang ada di tubuh bisa terlihat melalui rontgen atau CT Scan, khususnya jika benda itu terbuat dari logam, besi, titanium, dan sebagainya.

"Kalau dia dari logam bisa, jadi orang kan suka pasang susuk tuh, ada di vagina, di payudara, di leher, ada di jenggot, itu bisa kelihatan," terang Dr. Fielda saat dihubungi Suara.com, Jumat (18/9/2020).

Terkecuali, kata Dr. Fielda, jika yang terpasang dalam bentuk benang untuk botox yang biasa dipasangkan oleh klinik kecantikkan untuk mengencangkan kulit wajah, itu sulit untuk terlihat dengan rontgen atau CT Scan.

Dokter yang berpraktik di MRCCC Siloam Semanggi dan RS Kanker Dharmais itu menyebut bahwa fenomena itu biasa terjadi, terlihat benda asing di dalam tubuh manusia, seperti ada uang logam di perut balita, pemasangan pen atau besi titanium setelah kecelakaan, hingga implan payudara juga bisa terlihat.

"Benang itu kaya di botox, agak susah itu nggak nampak. Tapi kalau jarum bisa, hidung palsu bisa, jadi bukan cuma susuk aja, pakai rontgen semua juga bisa terlihat," paparnya.

Untuk susuk yang jumlahnya ratusan atau ribuan, bisa saja terlihat jika mengandung besi. Tapi bagi dokter yang kerap mengobati pasien kanker dengan radiasi ini, ia tidak tahu bagaimana cara benda itu masuk ke tubuh manusia.

Berbeda apabila pen untuk menyambungkan tulang, atau alat KB yang proses memasukkannya jelas melalui suntikkan atau operasi.

"Jadi itu bukan sesuatu yang aneh. Yang ajaib itu bagaimana dia memasukkan (benda susuk) ke badan orang, itu aneh menurut saya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Susuk, 5 Benda Asing Ini Juga Pernah Ditemukan di Tubuh Manusia

Selain Susuk, 5 Benda Asing Ini Juga Pernah Ditemukan di Tubuh Manusia

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 16:52 WIB

Viral Foto X-Ray Pasien Isinya Jarum Diduga Susuk, Jadi Trending di Twitter

Viral Foto X-Ray Pasien Isinya Jarum Diduga Susuk, Jadi Trending di Twitter

News | Kamis, 17 September 2020 | 19:07 WIB

Diletakkan di Lengan, Bagaimana Cara Kerja & Seberapa Efektif KB Implan?

Diletakkan di Lengan, Bagaimana Cara Kerja & Seberapa Efektif KB Implan?

Health | Sabtu, 28 September 2019 | 07:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB