Inggris Berencana Uji Vaksin Covid-19 dengan Tulari Virus ke Relawan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 25 September 2020 | 10:03 WIB
Inggris Berencana Uji Vaksin Covid-19 dengan Tulari Virus ke Relawan
Petugas kesehatan menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Para peneliti Inggris dilaporkan akan menjalankan uji klinis vaksin. Pengujian ini melibatkan relawan yang akan diinfeksi virus corona Covid-19 secara sengaja untuk menguji keefektifan vaksin potensial. 

Melansir dari Independent, pengujian ini akan diberi nama Uji Coba Tantangan yang diharapkan bisa mulai dilakukan pada Januari di fasilitas karantina London. Setidaknya sekitar 2000 peserta telah telah mendaftarkan diri. Pendaftaran ini dilakukan melalui kelompok advokasi di Amerika Serikat, yakni 1Day Soone. 

Studi tersebut dilaporkan akan didanai pemerintah dan dipimpin oleh para peneliti Imperial College London. Pemerintah Inggris mengkonfirmasi bahwa pihaknya masih dalam proses pembicaraan mengenai uji coba tantangan manusia ini. 

"Kami bekerja dengan mitra untuk memahami bagaimana kami dapat berkolaborasi dalam pengembangan vaksin Covid-19 potensial melalui studi tantangan manusia," kata seorang juru bicara pemerintah Inggris seperti yang dikutip dari Independent.

"Diskusi ini adalah bagian dari pekerjaan kami untuk meneliti cara-cara mengobati, membatasi, dan semoga mencegah virus sehingga kami dapat mengakhiri pandemi lebih cepat," imbuhnya. 

Sementara itu, Imperial College London masih belum mengkonfirmasi keterlibatannya dalam uji coba ini.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Uji coba yang akan dilakukan di Inggris Raya ini harus disetujui oleh Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA). Namun MHRA sendiri belum memberikan tanggapan. 

Dalam laporan Financial Times, sukarelawan dalam penelitian ini pertama-tama akan diinokulasi dengan vaksin dan kemudian menerima dosis infeksi virus corona. Meski begitu, belum disebutkan vaksin potensial mana yang akan dilibatkan dalam penelian ini. 

Pembuat vaksin potensia seperti AstraZeneca dan Sanofi mengatakan bahwa kandidat vaksin mereka tidak terlibat dalam program tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

60.000 Relawan di AS Terlibat Uji Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

60.000 Relawan di AS Terlibat Uji Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Health | Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB

Pemerintah Inggris Akan Beri Virus Corona Penyebab Covid-19 ke Orang Sehat

Pemerintah Inggris Akan Beri Virus Corona Penyebab Covid-19 ke Orang Sehat

Tekno | Kamis, 24 September 2020 | 16:46 WIB

Vaksin Flu Tidak Meningkatkan Risiko COVID-19

Vaksin Flu Tidak Meningkatkan Risiko COVID-19

Tekno | Kamis, 24 September 2020 | 14:40 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB