Studi UC Davis: Masker Kain Katun Mengeluarkan Partikel Serat Kecil

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 26 September 2020 | 08:35 WIB
Studi UC Davis: Masker Kain Katun Mengeluarkan Partikel Serat Kecil
Ilustrasi lelaki pakai masker (Shutterstock)

Suara.com - Sejak pandemi Covid-19 berlanjyt, pemakaian masker telah menjadi suatu kewajiban yang diyakini dapat menekan penularan virus corona di masyarakat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mendukung protokol kesehatan tersebut.

Sebuah tes laboratorium membandingkan masker bedah dan N95 dari University of California, Davis, menunjukkan kedua masker tersebut dapat mengurangi jumlah partikel aerosol yang keluar saat bernapas, berbicara, dan batuk.

Sebaliknya, pengujian terhadap masker kain memperlihatkan masker jenis ini melepaskan banyak serat ke udara, menekankan pentingnya mencuci penutup hidung tersebut.

Studi yang terbit pada Kamis (24/9/2020) di jurnal Scientific Report ini dilakukan oleh Sima Asadi, seorang mahasiswa pascasarjana, bekerja sama dengan Profesor William Ristenpart di Departemen Teknik Kimia UC Davis, dan rekannya yang lain dari UC Davis dan Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai, New York.

Ilustrasi pemotor memakai masker.([Suara.com/Alfian Winanto)
Ilustrasi pemotor memakai masker.([Suara.com/Alfian Winanto)

Asadi dan Ristenpart sebelumnya telah mempelajari bagaimana orang mengeluarkan partikel kecil atau aerosol selama berbicara.

Partikel-partikel ini cukup kecil untuk melayang di udara dalam jarak yang cukup jauh, tetapi cukup besar untuk membawa virus seperti influenza atau virus corona.

Mereka juga telah menemukan bahwa sebagian kecil orang termasuk "superemitter" yang mengeluarkan lebih banyak partikel daripada rata-rata orang lainnya.

Sebanyak 90 persen partikel diblokir

baca juga

Medical Express melaporkan tes tersebut hanya mengukur penularan keluar, artinya apakah masker dapat menghalangi orang yang terinfeksi dari mengeluarkan partikel yang mungkin membawa virus.

Salah satu relawan dalam penelitian ini adalah seorang superemitter yang secara konsisten menghasilkan partikel hampir 100 kali lebih banyak daripada yang lain saat batuk.

Kemudian, ketika mereka memakai masker bedah dan N95, peneliti melihat sebanyak 90 persen partikel terhalang. Masker juga mengurangi partikel udara dari supermitter.

INFOGRAFIS: Cara Benar Memakai Masker
INFOGRAFIS: Cara Benar Memakai Masker

Masker katun sebenarnya menghasilkan lebih banyak partikel yang tampak seperti serat kecil yang terlepas dari kain.

Karena kapas katun menghasilkan partikel itu sendiri, sulit untuk mengetahui apakah masker jenis ini juga memblokir partikel yang diembuskan. Tapi, setidaknya masker ini mengurangi jumlah partikel yang lebih besar.

Ristenpart menyimpulkan, masker efektif dalam mengurangi paenyebaran partikel di udara. Ia juga mengingatkan pentingnya mencuci masker kain secara teratur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larang Tamu Pakai Masker, Pengantin Ini Malah Sediakan Ruang Khusus Batuk

Larang Tamu Pakai Masker, Pengantin Ini Malah Sediakan Ruang Khusus Batuk

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2020 | 20:31 WIB

Mahasiswa UMM Bagikan Masker di Dusun Sanan Malang

Mahasiswa UMM Bagikan Masker di Dusun Sanan Malang

Your Say | Jum'at, 25 September 2020 | 11:42 WIB

Ahli Virologi: Mutasi Covid-19 Lebih Menular dan Menembus Masker

Ahli Virologi: Mutasi Covid-19 Lebih Menular dan Menembus Masker

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 11:50 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×