Bukan Digoreng, Ini 5 Cara Sehat Makan Kentang

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 29 September 2020 | 11:51 WIB
Bukan Digoreng, Ini 5 Cara Sehat Makan Kentang
Ilustrasi kentang.

Suara.com - Kentang menjadi makanan favorit bagi banyak orang. Sebagai asupan karbohidrat, kentang bisa diolah menjadi berbagai macam masakan. Memasaknya dengan cara digoreng pun menjadi yang paling populer.

Kentang sendiri adalah makanan penyedia energi dengan sedikit kandungan lemak. Ia kaya akan karbohidrat, vitamin C, kalium dan vitamin B. Untuk mendapatkan sebagian besar rasa dan nutrisi dari kentang, Anda perlu memasaknya dengan cara yang sehat. Dilansir dari Boldsky, berikut cara sehat untuk makan kentang.

1. Dipanggang

Kentang panggang cocok dengan hampir semua makanan. Selain itu, memanggang kentang adalah cara yang sehat dan mudah untuk memasak kentang. Namun, pastikan Anda merebus kentang dan menghindari memanggangnya lebih lama karena akan meningkatkan kandungan akrilamida. Penelitian telah menunjukkan bahwa akrilamida memiliki efek merugikan pada tubuh.

2. Ditumbuk/mashed potatoes

Cara sehat lainnya untuk makan kentang adalah dengan mengonsumsinya dalam bentuk tumbuk tanpa tambahan mayones atau keju. Kentang tumbuk tidak hanya berfungsi sebagai lauk yang sempurna tetapi juga menjadi topping yang enak untuk burger atau sandwich buatan rumahan.

Ilustrasi mengupas kulit kentang. (Pixabay/pasja1000)
Ilustrasi mengupas kulit kentang. (Pixabay/pasja1000)

3. Dijadikan salad

Salad kentang adalah kudapan yang sehat, mudah dan dikemas dengan nutrisi karena ada tambahan sayuran dan rempah-rempah. Tentunya, hindari tambahan mayones atau saus mustard.

4. Dibikin sup

Semangkuk sup kentang hangat adalah pilihan enak dan sehat untuk hawa dingin. Sebagian besar versi sup kentang menambahkan krim dan keju, tetapi versi sup kentang yang lebih sehat dapat dimasak dengan kaldu ayam dan sayuran.

5. Jangan buang kulit kentang

Kita sering mengupas kentang dan membuang kulitnya begitu saja. Padahal, memasak kentang dengan kulitnya akan memberi lebih banyak serat makanan, vitamin C, dan kalium. Penelitian telah menunjukkan bahwa kulit kentang mengandung banyak serat makanan. 100 g kentang yang dimasak dengan kulit menyediakan 2,1 g serat, sedangkan 100 g kentang yang dimasak tanpa kulit menyediakan 1,8 g serat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Semuanya Sehat, Sayuran Jenis Ini Justru Picu Tekanan Darah Tinggi

Tak Semuanya Sehat, Sayuran Jenis Ini Justru Picu Tekanan Darah Tinggi

Health | Kamis, 24 September 2020 | 17:35 WIB

Di Usia Berapa Kamu Tahu, Ternyata Ini Fungsi Wadah Kentang Goreng

Di Usia Berapa Kamu Tahu, Ternyata Ini Fungsi Wadah Kentang Goreng

Lifestyle | Kamis, 03 September 2020 | 16:14 WIB

Wanita Ini Pamerkan Burger yang Disimpan 24 Tahun, Bikin Penasaran!

Wanita Ini Pamerkan Burger yang Disimpan 24 Tahun, Bikin Penasaran!

News | Selasa, 01 September 2020 | 21:47 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB