Jangan Panik, Lakukan Ini Saat Hadapi Orang Terkena Serangan Jantung

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 29 September 2020 | 19:34 WIB
Jangan Panik, Lakukan Ini Saat Hadapi Orang Terkena Serangan Jantung

Suara.com - Kematian mendadak karena penyakit jantung terus meningkat di dunia. Hal ini karena kurangnya pengetahuan orang sekitar dalam memahami penanganan pertama terhadap pasien yang mengalami serangan jantung.

Padahal, penanganan serangan jantung yang terlambat bisa berakibat fatal. Banyak yang tidak menyadari gejalanya sehingga mengakibatkan pasien meninggal dunia sebelum ditangani secara medis oleh dokter.

“Penanganan pertama kunci menyelamatkan korban penyakit jantung dari terhentinya jantung,” ucap dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Eka Hospital BSD, dr. Daniel Tanubudi, Sp.JP, FIHA saat melakukan live Instagram bersama komedian Marshel Widianto, Selasa (29/09/2020).

Menurutnya, jika korban serangan jantung masih terbangun dan bisa merespons, cobalah berikan baby aspirin 324 mg atau aspirin dewasa 325 mg, lalu berikan obat-obatan yang merupakan resep dari dokter jika korban memilikinya.

Sementara, jika korban tidak sadarkan diri, namun masih bernapas secara normal, pindahkan korban ke permukaan yang rendah dan biarkan kepala korban rileks dalam posisi tegak.

“Saat penanganan pertama itu juga korban jangan dikerumuni banyak orang, baju dilonggarkan, tempatnya harus di tempat yang lebih nyaman. Dan segera menghubungi rumah sakit terdekat,” jelas dia.

Terakhir, jika Anda berada di dekat korban serangan jantung, jangan panik. Sebab, panik akan membuat kita kehilangan waktu berharga untuk menyelamatkan mereka yang membutuhkan. Tetaplah tenang, sehingga bisa membantu dan menyelamatkan nyawa mereka.

Beberapa gejala serangan jantung yang bisa kita perhatikan di antaranya perasaan pusing, berkeringat, mual, napas pendek, rasa sakit yang terasa di jantung, hingga rasa tidak nyaman pada bahu, leher, punggung, rahang, lengan, dan perut bagian atas.

Dr. Daniel juga menuturkan banyak cara untuk menghindari penyakit jantung, antara lain melakukan gaya hidup sehat, menjaga pola makan dan tidur dengan baik, melakukan olahraga secara rutin, serta melakukan pengecekan secara bertahap ke dokter.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Jantung Bisa Diwariskan oleh Keluarga? Dokter Ungkap Fakta

Penyakit Jantung Bisa Diwariskan oleh Keluarga? Dokter Ungkap Fakta

Health | Selasa, 29 September 2020 | 18:38 WIB

Penting untuk Diketahui, Berikut Perawatan Setelah Serangan Jantung

Penting untuk Diketahui, Berikut Perawatan Setelah Serangan Jantung

Health | Selasa, 29 September 2020 | 17:56 WIB

Studi AS: Pasien Covid-19 yang Alami Serangan Jantung Susah Selamat

Studi AS: Pasien Covid-19 yang Alami Serangan Jantung Susah Selamat

Health | Selasa, 29 September 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×