Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 13:34 WIB
Komplikasi Virus Corona, Ahli Inggris Sebut Pasien Bisa Alami Psikosis
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Macmillan)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menyebabkan sejumlah kondisi jangka panjang bagi pasien sembuh. Seorang ahli mengatakan salah satu komplikasi langka virus corona membuat pasien menderita psikosis dan bunuh diri.

Joe Rafferty, CEO Merseycare, mengatakan kepada Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Dewan Liverpool, petugas medisnya telah melihat banyak rujukan pasien virus corona dengan komplikasi yang merupakan subjek penelitian di Inggris selama gelombang pertama pandemi.

"Kami melihat orang-orang dengan psikosis terkait virus corona benar-benar sangat sakit, ingin bunuh diri dan sekitar 80 persen orang mengalami perubahan mental," jelas Joe Rafferty dikutip dari Mirror UK.

Joe mengaku telah melakukan beberapa penelitian baru untuk melihat bagaimana dan kapan lonjakan kasus kesehatan mental terjadi sebagai respons terhadap fase pertama virus corona Covid-19.

Tujuannya, Joe ingin mengantisipasi peningkatan kasus kesehatan mental beberapa tahun ke depan hingga 30 persen, mulai dari terapi bicara hingga tahap yang lebih tinggi.

Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)

Joe Rafferty mengatakan dampak signifikan kemungkinan dirasakan oleh mereka yang sudah hidup dengan masalah kesehatan mental sebelumnya. Setelah gelombang pertama virus corona, kondisi pasien pun lebih buruk daripada sebelumnya,

Ia pun juga sudah menyiapkan layanan digital yang bisa membantu pasien tetap mendapatkan konsultasi tambahan selain layanan tatap muka.

Merseycare melayani lebih dari 11 juta orang, yang yang bertanggung jawab menyediakan layanan untuk mendukung kesehatan mental, ketidakmampuan belajar, kecanduan, cedera otak, dan kesehatan fisik.

Harapan akhirnya, langkah yang dilakukan dan dipersiapkan Joe ini bisa menekan sekaligus mengatasi kesehatan mental pasien akibat komplikasi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Stres Bikin Lebih Mudah Tertular Covid-19? Ini Kata Psikolog

Benarkah Stres Bikin Lebih Mudah Tertular Covid-19? Ini Kata Psikolog

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 19:25 WIB

Heboh Kabar Anies Dirawat di Tengah Pandemi Corona, Begini Kondisinya

Heboh Kabar Anies Dirawat di Tengah Pandemi Corona, Begini Kondisinya

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 18:37 WIB

Harus Diwaspadai, Perilaku Melukai Diri Sendiri pada Remaja Bisa Menular

Harus Diwaspadai, Perilaku Melukai Diri Sendiri pada Remaja Bisa Menular

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:05 WIB

Donald Trump Positif Virus Corona, Kenali Efek Covid-19 pada Lansia

Donald Trump Positif Virus Corona, Kenali Efek Covid-19 pada Lansia

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB