Bekas Luka Jadi Keloid, Begini Cara Menanganinya

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16:55 WIB
Bekas Luka Jadi Keloid, Begini Cara Menanganinya
Ilustrasi keloid. (Shutterstock)

Suara.com - Tanpa disadari, bekas luka kerap berkembang menjadi keloid. Normalnya pada saat mengalami luka, jaringan parut atau fibrosa akan terbentuk di atas kulit yang luka untuk melindungi dan memperbaikinya.

Namun pada keloid, jaringan parut tersebut justru terus tumbuh hingga menebal, merah dan berukuran lebih besar daripada luka itu sendiri, disertai dengan rasa panas, gatal, bahkan nyeri.

Adapun keloid dapat disebabkan oleh berbagai luka, seperti luka bakar, luka bekas tindik, luka bekas operasi, luka tergores, dan luka cakar.

"Mencegah terjadinya luka dan berdampak pada keloid, tentu lebih baik. Namun jika luka pada tubuh timbul menjadi keloid, hal ini dapat ditangani sampai sembuh"', tutur dokter spesialis Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Arie Wibisono, Sp. BP-RE., dalam keteragan pers yang diterima Suara.com, Sabtu, (3/10/2020).

Ilustrasi bekas luka. (Shutterstock)

Keloid, menurut Arie, dapat diturunkan secara genetik dalam keluarga. Artinya seseorang berpotensi memiliki keloid saat terluka, jika orangtua mereka juga memiliki keloid.

Kabar baiknya, menurutu Arie, keloid sendiri sebenarnya bisa disembuhkan.

Ia mengungkapkan bahwa proses penyembuhan bisa melalui operasi pembedahan, radiasi, laser atau penyuntikan, terapi kombinasi pressure garment merupakan sejumlah cara untuk menghilangkan keloid.

"Seluruh jaringan rumah sakit Siloam dan di Siloam Hospitals Balikpapan- pun telah menyediakan fasilitas ini guna proses menghilangkan dan menyembuhkan keloid", tutur Arie Wibisono.

Berikut sejumlah langkah guna menghilangkan dan menyembuhkan keloid.

baca juga

Operasi

Dokter akan melakukan operasi untuk memotong sebagian keloid tersebut. Cara yang satu ini memiliki risiko timbul keloid lainnya yang lebih besar pada luka operasi. Untuk meminimalkan risiko tersebut, dokter dapat mengombinasikan operasi dengan tindakan lain, misalnya dengan injeksi steroid dan pressure garment pada bekas luka.

Suntikan kortikosteroid pada keloid

Cara menghilangkan keloid dengan suntikan kortikosteroid tergolong aman, tetapi cukup sakit. Suntikan kortikosteroid akan diberikan pada bagian keloid secara rutin satu atau dua minggu sekali, hingga bagian keloid mengempis.

Meski begitu, suntikan ini bisa membuat bagian keloid yang sudah mengempis menyisakan warna putih / belang / cekung sebagai efek samping injeksi kortikosteroid permukaan kulit.

Cryotherapy

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 09:49 WIB

Ilmuwan AS Temukan Cara Regenerasi Kulit Orang Tua Menjadi Kulit Bayi!

Ilmuwan AS Temukan Cara Regenerasi Kulit Orang Tua Menjadi Kulit Bayi!

Health | Rabu, 30 September 2020 | 15:33 WIB

Bekas Jerawat Sangat Mengganggu? Samarkan dengan 2 Tips Ini!

Bekas Jerawat Sangat Mengganggu? Samarkan dengan 2 Tips Ini!

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 08:33 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Melacak iPhone yang Hilang? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

Bagaimana Cara Melacak iPhone yang Hilang? Jangan Panik, Ikuti Langkah Ini

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 17:13 WIB

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

Gelar Doa Bersama, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Sebagai Pahlawan Pers

News | Senin, 21 September 2026 | 17:11 WIB

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.300, BBCA Anjlok

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 17:02 WIB

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

Beredar Kabar OTT di Bolaang Mongondow Utara, KPK: Kami Cek Dulu

News | Senin, 21 September 2026 | 17:01 WIB

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Lydia Loves Bugs: Ketika Serangga Menjadi Sahabat Favorit Anak

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Program MBG Dibenahi, Suahasil Soroti Kinerja BGN

Video | Senin, 21 September 2026 | 17:00 WIB

Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua

Gandeng Apple, Video Musik 'New Trick' Ros Resmi Dirilis Sebelum Album Kedua

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Menkeu Suahasil Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:56 WIB

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 16:51 WIB

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Antrean SPBU Bikin Eneg? Intip Lini Motor Listrik Indomobil e-Motor dan Daftar Harganya

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:49 WIB

×