Ilmuwan AS Temukan Cara Regenerasi Kulit Orang Tua Menjadi Kulit Bayi!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 15:33 WIB
Ilmuwan AS Temukan Cara Regenerasi Kulit Orang Tua Menjadi Kulit Bayi!
Ilustrasi bekas luka (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menemukan faktor genetik baru yang diketahui dapat membuat kulit orang dewasa 'memperbaiki dirinya sendiri' menjadi seperti kulit bayi yang baru lahir.

Penemuan oleh para peneliti Washington State University (WSU) memiliki implikasi untuk perawatan luka kulit yang lebih baik, mencegah beberapa proses penuaan pada kulit.

Dalam studi yang terbit dalam jurnal eLife pada Selasa (29/9/2020) ini, peneliti mengidentifikasi faktor yang bertindak seperti sakelar molekuler di kulit bayi tikus yang mengontrol pembentukan folikel rambut selama masa perkembangan di tahun pertama kehidupannya, disebut Lef1.

Lef1 ini dikaitkan dengan fibroblas papiler yang mengembangkan sel-sel di dermis papiler, lapisan kulit tepat di bawah permukaan yang membuat kulit terlihat 'awet muda'.

Ketika para peneliti WSU mengaktifkan faktor Lef1 di kompartemen khusus kulit tikus dewasa, itu meningkatkan kemampuan kulit untuk meregenerasi luka dengan berkurangnya jaringan parut, bahkan menumbuhkan folikel rambut baru.

Ilustrasi bekas luka. (Shutterstock)
Ilustrasi bekas luka. (Shutterstock)

"Kami dapat menggunakan kemampuan bawaan dari kulit muda dan neonatal untuk meregenerasi dan mentransfer kemampuan ke kulit tua," jelas Driskell, asisten profesor di Sekolah Biosains Molekuler WSU, dilansir Medical Express.

Tehnik baru ini disebut sekuensing RNA sel tunggal, untuk membandingkan gen dan sel pada kulit yang sedang berkembang dan sudah dewasa.

Driskell pertama kali mendapat ide untuk melakukan studi ini setelah mempelajari karya Dr. Michael Longaker dari Stanford University.

Studi milik Longaker berisi saat ia melakukan operasi darurat penyelamatan jiwa di dalam rahim, ia dan rekan-rekannya mengamati bahwa ketika bayi-bayi itu lahir, mereka tidak memiliki bekas luka akibat operasi.

Banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan sebelum penemuan terbaru pada tikus ini dapat diterapkan pada kulit manusia, tetapi ini adalah kemajuan yang mendasar, tandas Driskell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Radiasi Ponsel Bikin Kulit Berjerawat Hingga Kanker? Ini Kata Dokter

Radiasi Ponsel Bikin Kulit Berjerawat Hingga Kanker? Ini Kata Dokter

Health | Rabu, 30 September 2020 | 15:13 WIB

Kulit Sehat dan Halus Bisa Didapat dari 9 Makanan Berikut

Kulit Sehat dan Halus Bisa Didapat dari 9 Makanan Berikut

Lifestyle | Rabu, 30 September 2020 | 11:13 WIB

Menyehatkan Kulit hingga Gigi, Cek 5 Manfaat Jus Kentang

Menyehatkan Kulit hingga Gigi, Cek 5 Manfaat Jus Kentang

Health | Rabu, 30 September 2020 | 09:43 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB